Terlibat Penculikan dan Penganiayaan, 3 Pemuda Ditangkap Polisi di Sigli

420 Guru Dilatih Metode Virtual

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dinas Pendidikan Aceh melalui UPTD Balai Tekkomdik melatih secara virtual sebanyak 420 guru dalam memanfaatkan TIK pembelajaran di sekolah...

Terlibat Jual-Beli Senjata ke Papua, Oknum Brimob Ditangkap

JAYAPURA | Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan tim gabungan TNI-Polri menggagalkan jual-beli senapan serbu di Nabire. Seorang oknum anggota Brimob diamankan. "Memang benar tim...

Ulama Aceh Fatwa Pemain PUBG Bisa Dihukum Cambuk

MEULABOH | Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat menegaskan setiap pemain game daring Player Unknown's Battlegrounds (PUBG) dan sejenisnya yang mengandung unsur kekerasan...

Soal Pelantikan Nova Iriansyah Sebagai Gubernur Aceh. Safaruddin : Kita Tunggu Jadwal Mendagri

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dijadwalkan akan segera menggelar sidang paripurna pelantikan Nova Iriansyah sebagai Gubernur Aceh definitif. Penyataan...

Walikota Banda Aceh Tegaskan Tidak Ada Larangan Peringatan Maulid

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman menegaskan tidak akan melarang warganya untuk merayakan maulid Nabi Muhammad SAW. Hanya saja,...

SIGLI | ACEHJURNAL.COM – Satreskrim Polres Pidie membekuk dua pelaku terduga tindak pidana kasus penculikan, penganiayaan dan kekerasan. Kedua pelaku berinisial TM (24), warga Kecamatan Mutiara dan MD (27) warga Kecamatan Glumpang. Keduanya ditangkap berdasarkan hasil pengembangan dari IR (45) yang sebelumnya berhasil ditangkap polisi pada Sabtu (8/10) lalu.

Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian melalui Kasatreskrim, Iptu Ferdian Candra mengatakan, kedua pelaku ini terlibat dalam aksi penculikan disertai penganiayaan terhadap NR (20) warga Kecamatan Tiro.

“Keduanya terlibat dalam menculik dan melakukan penganiayaan secara bersama-sama,” kata Iptu Ferdian Candra via telepon seluler pada Kamis (14/10).

Menurutnya, berdasarkan hasil pengembangan dan pengintaian, pelaku TM berhasil ditangkap di gudang kayu tempat dirinya bekerja di jalan Teupin Raya-Keumbang Tanjong. Sementara pelaku MD ditangkap di jalan berdekatan dengan rumahnya. Keduanya ditangkap pada Selasa (13/10).

“Ketiga pelaku sama-sama ikut dalam menganiaya terhadap korban di pasar rakyat Beureunuen, tepatnya di Gampong Baroh Yaman, Kecamatan Mutiara,” tambahnya.

Atas perlakuan tak manusiawi itulah, korban selanjutnya membuat laporan ke Polres Pidie dengan nomor : LP-B / 130 / X / Res.1.6 / 2020 / SPKT POLRES PIDIE, pada tanggal 13 Oktober 2020.

“Ketiga tersangka dan barang bukti telah diamankan di kantor Sat Reskrim Polres Pidie guna proses penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya. []

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

420 Guru Dilatih Metode Virtual

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dinas Pendidikan Aceh melalui UPTD Balai Tekkomdik melatih secara virtual sebanyak 420 guru dalam memanfaatkan TIK pembelajaran di sekolah...

Terlibat Jual-Beli Senjata ke Papua, Oknum Brimob Ditangkap

JAYAPURA | Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan tim gabungan TNI-Polri menggagalkan jual-beli senapan serbu di Nabire. Seorang oknum anggota Brimob diamankan. "Memang benar tim...

Ulama Aceh Fatwa Pemain PUBG Bisa Dihukum Cambuk

MEULABOH | Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat menegaskan setiap pemain game daring Player Unknown's Battlegrounds (PUBG) dan sejenisnya yang mengandung unsur kekerasan...

BERITA TERKAIT

420 Guru Dilatih Metode Virtual

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dinas Pendidikan Aceh melalui UPTD Balai Tekkomdik melatih secara virtual sebanyak 420 guru dalam memanfaatkan TIK pembelajaran di sekolah...

Terlibat Jual-Beli Senjata ke Papua, Oknum Brimob Ditangkap

JAYAPURA | Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan tim gabungan TNI-Polri menggagalkan jual-beli senapan serbu di Nabire. Seorang oknum anggota Brimob diamankan. "Memang benar tim...

Ulama Aceh Fatwa Pemain PUBG Bisa Dihukum Cambuk

MEULABOH | Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat menegaskan setiap pemain game daring Player Unknown's Battlegrounds (PUBG) dan sejenisnya yang mengandung unsur kekerasan...