Terima Kunjungan Komisi I DPRA, Fraksi Demokrat DPR RI Dukung Pilkada Aceh 2022

Jakarta | AcehJurnal.com – Komisi I DPR Aceh mengadakan pertemuan dengan Fraksi Partai Demokrat DPR RI di Jakarta. Komisi I DPRA yang diketuai oleh Tgk Muhammad Yunus diterima langsung oleh anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Muslim, Wahyu Sanjaya dan Rezka Oktoberia di ruang Fraksi Partai Demokrat, Gedung Nusantara I, Rabu (10/2).

Di awal sambutannya, anggota DPR RI asal Aceh, Muslim menyampaikan apreasiasi kepada Komisi I DPRA. Menurutnya, komisi I DPRA masih komit dan teguh memperjuangkan aspirasi masyarakat. Muslim juga menegaskan bahwa Partai Demokrat, atas arahan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sekjen Teuku Rifky Harsya (TRH), serta dukungan Penuh Ketua Fraksi Demokrat, Edi Baskoro Yudhoyono (EBY) konsisten menjaga dan mengawal kekhususan Aceh, utamanya perihal menyangkut Pilkada 2022.

“Jelas kita konsisten sedari awal mengawal kekhususan Aceh sebagai Amanah MoU Helsinki. Dan ini sesuai dengan arahan Ketua Umum AHY”, kata anggota DPR RI asal Aceh, Muslim.

Sementara Ketua Komisi I DPRA, Tgk Muhammad Yunus menjelaskan agenda rombongannya bertandang ke Jakarta. Selama disana, mereka akan beraudiensi dengan Komisi II perihal tindak lanjut RUU Pemilu. Politisi Partai Aceh mengatakan bahwa masyarakat Aceh tetap menginginkan Pilkada dilaksanakan di 2022.

Dalam pertemuan ini, Tgk. M. Yunus menyampaikan apresiasi kepada Partai Demokrat yang telah menerima kunjungan mereka. Ia melaporkan bahwa kedatangan mereka sudah mendapatkan dukungan dari seluruh ketua komisi I di 23 Kab/Kota. Selanjutnya, M. Yunus juga berharap Partai Demokrat konsisten mengawal kekhususan dan stabilitas Aceh.

“Kita tahu bersama pak SBY adalah inisiator perdamaian sehingga Partai Demokrar punya semangat yang sama mengawal ini”, kata Tgk Muhammad Yunus.

Menanggapi aspirasi Komisi I DPRA ini, Wahyu Sanjaya memberikan gambaran bagaimana pembahasan RUU Pemilu di Parlemen berjalan. Pasang surutnya pembahasan yang akhir-akhir ini marak tak lepas dari Pemerintah yang bersikukuh Pilkada tetap digelar pada tahun 2024.

Wahyu Sanjaya yang merupakan Anggota Komisi II dari Fraksi Demokrat ini menegaskan bahwa ‘Standing’ Partai Demokrat jelas, yaitu menginginkan Pilkada sesuai dengan jangka waktu masing-masing daerah.

“Khusus untuk Aceh sesuai arahan Ketum dan Sekjen yang juga didukung penuh oleh Ketua Fraksi, Tahapan Pilkada harus merujuk pada UUPA sebagai amanah MoU Helsinki,” kata Wahyu Sanjaya.

Wahyu yang juga Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI ini menyampaikan bahwa siap menampung aspirasi untuk kemudian dibahas di Komisi. Ia menambahkan lima anggota FPD di Komisi II pun berkomitmen penuh memberikan dukungan kepada kawan-kawan dari Aceh dalam mengawal proses ini.

“Diminta ataupun tidak, kami akan terus memperjuangkan kepentingan Masyarakat Aceh”, tutup anggota DPRI asal Sumatera Selatan ini.

Acara berlangsung selama lebih kurang satu jam dihadiri oleh 8 orang anggota Komisi I DPRA; Tgk. Muhammad Yunus, Saiful Bahri, Darwati A. Gani, Ridwan Yunus, Edi Kamal, Tgk. H. Attarmizi Hamid, Fuadri, Bardan Sahidi, dan Dari FPD diwakili oleh Muslim, Wahyu Sanjaya, dan Rezka Oktoberia. Pertemuan berlangsung hangat dan diakhiri dengan Makan siang bersama, sebelum rombongan lanjut pertemuan dengan Komisi II DPR RI.[Parlementaria]

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT