Soal Kewenangan Aceh, Tarmizi SP Ultimatum Gubernur dan Pimpinan DPRA Segera Lobi Pusat

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Anggota DPRA dari Fraksi Partai Aceh, Tarmizi SP meminta Gubernur Aceh dan pimpinan DPRA untuk duduk bersama membahas soal kewenangan Aceh yang belum tuntas. Menurutnya, Gubernur dan pimpinan DPRA harus bersinergi dan duduk bersama untuk melobi pemerintah pusat terkait persoalan kekhususan Aceh yang masih belum selesai.
Hal ini disampaikan Tarmizi SP dalam interupsi rapat paripurna DPRA dalam rangka pelantikan KKR Aceh dan Persetujuan Penetapan Rancangan Qanun Usulan Inisiatif DPRA,  Jumat (4/2/2022).
“Baru-baru ini Ketua KPA seluruh Aceh sudah berkumpul di Banda Aceh. Dalam pembahasan itu, mereka meminta Gubernur bersama DPRA untuk duduk bersama untuk melobi pemerintah pusat soal kewenangan Aceh yang hingga saat ini belum selesai,” kata Tarmizi SP.
Tarmizi SP menjelaskan, Pemerintah Aceh dan DPRA harus merespon cepat terkait usulan kombatan GAM tersebut. Jika tidak ditanggapi dengan serius, maka akan kembali muncul persoalan yang sama. Ia mencontohkan akan adanya pemanggilan masyarakat oleh pihak kepolisian terkait pengibaran bendera Aceh.
Tarmizi SP menambahkan, sebelumnya ada juga pertemuan besar yang dihadiri anak-anak almarhum kombatan GAM dari seluruh Aceh. Mereka yang tergabung dalam Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) juga meminta hal serupa. Yakni meminta  eksekutif dan legislatif segera duduk bersama dan melobi pemerintah pusat untuk menyelesaikan segala kekhususan Aceh yang termaktub dalam MoU Helsinki dan turunan UUPA.
Pada sidang paripurna yang lalu, tambah Tarmizi SP, pimpinan DPRA dan juga Gubernur Aceh telah berjanji akan segera duduk bersama dengan seluruh elemen pemangku kepentingan di Aceh. Jika tim ini tidak bisa bertemu presiden, setidaknya bisa bertemu Menkopolhukam dan Kepala Staf Presiden, Moeldoko selaku orang yang ditunjuk oleh Presiden untuk menyelesaikan persoalan Aceh.
“Atas nama perwakilan seluruh rakyat Aceh dan DPRA, saya mengultimatum Gubernur dan pimpinan DPRA segera duduk bersama paling lama akhir bulan ini,” pungkasnya. [Parlementaria]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT