Sindir Perolehan Hasil MTQ Nasional Menurun, Yahdi Hasan : Kegagalan Besar Bagi Pemerintah Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh meminta Pemerintah Aceh berikan perhatian khusus terhadap implementasi Syariat Islam di Aceh. Anggota DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh, Yahdi Hasan mengatakan, Pemerintah Aceh hanya mengalokasikan anggaran sebesar Rp 45 Miliar lebih untuk Satpol PP/WH Aceh dalam APBA tahun 2021.  Fraksi Partai Aceh menilai, penerapan Syariat Islam di Aceh selama ini mengalami kemunduran, baik itu pada tingkat kesadaran masyarakat maupun penegakan hukum. Ini disebabkan kurangnya sosialisasi, dukungan, sarana dan prasarana menjadi alasan tersendiri.

Hal ini disampaikan anggota DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh, Yahdi Hasan dalam sidang paripurna DPR Aceh tentang pendapat akhir fraksi di gedung serbaguna, Banda Aceh pada Senin (30/11).

“Sementara tugas dan tanggungjawab mereka dalam pencegahan dan penindakan pelaku pelanggar Syariat Islam begitu besar,” ujar Yahdi Hasan.

Baca : Fraksi PA Minta Komitmen Pemerintah Aceh Perhatikan Nasib Kombatan GAM dan Korban Konflik

Dalam sambutannya, Yahdi Hasan juga meminta agar lembaca Wali Nanggroe Aceh menjadi simbol pemersatu masyarakat Aceh dibawah prinsip-prinsip independent. Fraksi Partai Aceh memandang perlu adanya dukungan penuh dari pemerintah Aceh baik itu dalam aspek anggaran maupun aspek lainnya. Secara khusus, Fraksi Partai Aceh juga mengapresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada kontingen Aceh yang telah mengikuti lomba MTQ Nasional ke-28 tahun 2020 di Padang Sumatera Barat.

 “Meskipun hasil yang dicapai belum memuaskan, kami berharap tetaplah semangat dan teruslah belajar semoga kedepan akan lebih baik,” kata Yahdi Hasan.

Disisi lain Fraksi Partai Aceh melihat perolehan hasil MTQ Nasional ini merupakan kegagalan besar bagi Pemerintah Aceh. disamping persiapan yang kurang matang, pesertanya pun bukan dari pembinaan dan pengkaderan yang dilakukan oleh Pemerintah Aceh.

“Melalui sidang terhormat ini, kami meminta kepada Pemerintah Aceh untuk dapat mengalokasikan anggaran secara khusus dalam APBA tahun 2021 sehingga program Pembinaan dan pengkaderan santri Qur’ani dapat lebih optimal serta menjadikan program ini sebagai program rutinitas Pemerintah Aceh,” pungkasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT