Sikapi Penggerebekan Gay di Kuta Alam, Tuanku Muhammad : Jangan Bagi Ruang Bagi LGBT

Lupa Matikan Kompor, Rumah Mawardi Ludes Dilalap Api di Aceh Besar

ACEH BESAR | ACEHJURNAL.COM – Sebuah rumah berkonstruksi kayu di Gampong Lampeuneuen Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar ludes terbakar, Selasa (01/12). Rumah yang diketahui...

Sedang Melaut, Lima Nelayan Simeulue Dianiaya Sekelompok Pria

SINABANG | ACEHJURNAL.COM - Sebanyak lima nelayan asal Kabupaten Simeuleu diduga babak belur akibat dianiaya sejumlah pria pada Senin (30/11) malam. Mereka diduga dianiaya...

Warga Aceh Tamiang Temukan Mayat Mengapung di Sebuah Kolam

KUALA SIMPANG | ACEHJURNAL.COM - Warga Kampung Kebun Tanjung Seumentoh, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang dibuat geger. Sesosok mayat laki-laki ditemukan di sebuah kolam...

Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Bagaimana Kondisi Pemerintahan di Jakarta?

JAKARTA | Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikabarkan positif terpapar Covid-19, Selasa (1/12). Hal ini berdasarkan hasil tes swab di Balai KotaDKI Jakarta pada...

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Distribusikan 78.833 Masker untuk Sekolah di Aceh Tamiang

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah Aceh menyerahkan bantuan masker untuk para siswa dan guru yang tersebar di berbagai...

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Anggota DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad meminta kepada semua instansi untuk dilibatkan dalam memberantasi segala maksiat di kota Banda Aceh. Hal ini disampaikan Tu Mad-sapaan akrabnya menyikapi maraknya permainan game judi online dan kasus penggerebekan pasangan sesama jenis di Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.

“Persoalan ini harus ada tindakan tegas dari pemerintah. Ini supaya menjadi pelajaran dan sekaligus dapat memberikan efek jera bagi mereka yang melanggar Syariat Islam di Banda Aceh,” kata Tuanku Muhammad antara DPRK dengan SKPK terkait di ruang rapat DPRK pada Senin (16/11).

Sikapi Kasus Gay dan Judi Online, DPRK Minta Pemko Bentuk Tim Terpadu Penegakan Syariat Islam

Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh ini juga menyarankan agar adanya upaya peningkatan pengawasan demi menimalisir tingkat pelanggaran Syariat Islam. Apalagi kasus penggerebekan pasangan sesama jenis telah mencoreng nama baik kota Banda Aceh sebagai pusat implementasi Syariat Islam.

Oleh karena itu, katanya lagi, LGBT harus ditolak karena bertentangan dengan ajaran agama. Ia meminta baik pemerintah maupun lembaga mana pun di Aceh untuk tidak memberi ruang terhadap keberadaan komunitas LGBT.

“Berikan sanksi tegas sesuai hukum Syariat Islam. Jangan berikan peluang atau ruang bagi mereka,” tambahnya.

Warga Kuta Alam Gerebek Pasangan Gay di Sebuah Rumah Kontrakan

Sementara itu, Dinas Kesehatan memaparkan homo seksual di Banda Aceh pada tahun 2018 mencapai 711 orang. Ini dikhawatirkan akan terus naik pada tahun 2020. Karena itu DPRK Banda Aceh meminta kepada Pemerintah Kota untuk membentuk tim terpadu penegakan syariat islam di Banda Aceh, menangani persoalan ini.

Sementara Plt Sekda Kota Banda Aceh, Muzakir Tulot menyampaikan sangat memungkinkan untuk dilakukan pembentukan tim terpadu penanganan persoalan judi online dan homo seksual di Kota Banda Aceh dengan mengandeng semua instansi sehingga nanti bisa saling bersinergi.

“Pembahasan hari ini akan dibawa dalam rapat forkopimda oleh pimpinan DPRK, karena ini sudah sangat marak terjadi, sangat memungkinkan untuk dibentuk tim khusus, agar fokus dalam melakukan penanganan terhadap persoalan judi online dan homo seksual secara khusus,” tutur Muzakir Tulot.

Pasangan Gay Yang Digerebek di Kuta Alam Dikenakan 100 Kali Cambuk

Hadir dalam pertemuan itu, Plt. Kadis Syariat Islam, Ridwan Ibrahim, Kadis Pendidikan Dayah, Alizar, Kadis Kesehatan, Lukman, Kadis Dikbud, Saminan, Kadis Kominfotik, Fadhil, Kadis Sosial, Hidayat, Kasatpol PP & WH, Heru Wijanarko, Ketua MPD Kota, Salman Ishak serta Anggota MPU dan Kepala Sekretariat MPU Kota Banda Aceh. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Lupa Matikan Kompor, Rumah Mawardi Ludes Dilalap Api di Aceh Besar

ACEH BESAR | ACEHJURNAL.COM – Sebuah rumah berkonstruksi kayu di Gampong Lampeuneuen Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar ludes terbakar, Selasa (01/12). Rumah yang diketahui...

Sedang Melaut, Lima Nelayan Simeulue Dianiaya Sekelompok Pria

SINABANG | ACEHJURNAL.COM - Sebanyak lima nelayan asal Kabupaten Simeuleu diduga babak belur akibat dianiaya sejumlah pria pada Senin (30/11) malam. Mereka diduga dianiaya...

Warga Aceh Tamiang Temukan Mayat Mengapung di Sebuah Kolam

KUALA SIMPANG | ACEHJURNAL.COM - Warga Kampung Kebun Tanjung Seumentoh, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang dibuat geger. Sesosok mayat laki-laki ditemukan di sebuah kolam...

BERITA TERKAIT

Lupa Matikan Kompor, Rumah Mawardi Ludes Dilalap Api di Aceh Besar

ACEH BESAR | ACEHJURNAL.COM – Sebuah rumah berkonstruksi kayu di Gampong Lampeuneuen Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar ludes terbakar, Selasa (01/12). Rumah yang diketahui...

Sedang Melaut, Lima Nelayan Simeulue Dianiaya Sekelompok Pria

SINABANG | ACEHJURNAL.COM - Sebanyak lima nelayan asal Kabupaten Simeuleu diduga babak belur akibat dianiaya sejumlah pria pada Senin (30/11) malam. Mereka diduga dianiaya...

Warga Aceh Tamiang Temukan Mayat Mengapung di Sebuah Kolam

KUALA SIMPANG | ACEHJURNAL.COM - Warga Kampung Kebun Tanjung Seumentoh, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang dibuat geger. Sesosok mayat laki-laki ditemukan di sebuah kolam...