Sejak Bertugas, Tim Medis Aceh Barat Belum Terima Insentif

Bantu 500 Abang Becak, T. Riefky Harsya : Pendapatan Turun Selama Covid-19

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Sebanyak 500 abang becak mendapat bantuan langsung dari Teuku Riefky Harsya, anggota DPR RI asal Aceh. Bantuan tersebut diserahkan...

Tak Terima Diputusin, Pria Ini Sebar Video Mesum Pacarnya di Instagram

BENGKULU | Video mesum siswi SMA di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, beredar di media sosial. Kasus ini membuat pelajar tersebut dikeluarkan dari sekolah. Rekaman adegan...

Fadli Zon Minta Kritik Soal Omnibus Law Diarahkan ke Presiden Jokowi, Bukan DPR

JAKARTA | Anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon, menilai kritik masyarakat terhadap omnibus law Undang-Undang atau UU Cipta Kerja harus diarahkan kepada Presiden...

Sebelum Menikah, Mieke Amalia Ngaku Kumpul Kebo Bersama Tora Sudiro

JAKARTA - Mieke Amalia membuka masa lalunya dengan Tora Sudiro. Hubungan keduanya terjalin penuh liku. Mieke berselingkuh dengan Tora saat keduanya terlibat dalam satu proyek...

Kasus Covid-19 di Aceh Tembus 7.037, Banda Aceh dan Aceh Besar Tertinggi

BANDA ACEH - Kasus positif Covid-19) di Provinsi Aceh menembus 7.037 orang. Sebaran kasus terbanyak terdapat di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Berdasarkan data...

MEULABOH | ACEHJURNAL.COM – Tenaga medis penanganan Covid-19 di Kabupaten Aceh Barat belum menerima dana insentif. Sejak pertama bertugas pada Januari 2020, mereka mengaku masih belum mendapat dana insentif dari Pemerintah Aceh.  Padahal, dana tersebut sudah ditransfer oleh Pemerintah Pusat ke daerah selama dua tahun dengan tahan bantuan sekitar Rp 1,94 Miliar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat, Syarifah Junaidah ketika dikonfirmasi mengaku, dana insentif terhitung selama bulan, terhitung sejak Januari hingga Agustus 2020.

“Dana ini belum disalurkan karena kita sedang menyiapkan dokumen pencairan anggaran. Ini termasuk sejumlah bahan kelengkapan administrasi yang diperlukan, sehingga sistem penyalurkannya tepat sasaran sesuai perundang-undangan yang belaku,” kata Syarifah Junaidah, Kamis (8/10).

Menurutnya, dana insentif yang bersumber dari Pemerintah Pusat tersebut diterima oleh pemerintah daerah. Dana itu diperuntukkan bagi tenaga medis penanganan covid-19 di Kabupaten Aceh Barat telah ditransfer ke daerah. Pada tahap pertama, dana itu telah diteruma oleh pemerintah daerah sebesar Rp290 juta untuk tim medis penangan covid-19 di Aceh Barat. Biaya itu termasuk tenaga surveylance dinas kesehatan. Kemudian pada tahap kedua, dana yang ditransfer pemerintah pusat ke daerah sebesar Rp 804 juta.

“Jadi, dana yang sudah ditransfer kini ada sekitar Rp 1,94 Miliar. Insya Allah akan segera disalurkan. Dana itu merupakan dana bantuan operasional kesehatan (BOK) dari pemerintah dalam bentuk alokasi khusus non fisik,” ujarnya lagi. []

Laporan : M. Akbar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Bantu 500 Abang Becak, T. Riefky Harsya : Pendapatan Turun Selama Covid-19

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Sebanyak 500 abang becak mendapat bantuan langsung dari Teuku Riefky Harsya, anggota DPR RI asal Aceh. Bantuan tersebut diserahkan...

Tak Terima Diputusin, Pria Ini Sebar Video Mesum Pacarnya di Instagram

BENGKULU | Video mesum siswi SMA di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, beredar di media sosial. Kasus ini membuat pelajar tersebut dikeluarkan dari sekolah. Rekaman adegan...

Fadli Zon Minta Kritik Soal Omnibus Law Diarahkan ke Presiden Jokowi, Bukan DPR

JAKARTA | Anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon, menilai kritik masyarakat terhadap omnibus law Undang-Undang atau UU Cipta Kerja harus diarahkan kepada Presiden...

BERITA TERKAIT

Bantu 500 Abang Becak, T. Riefky Harsya : Pendapatan Turun Selama Covid-19

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Sebanyak 500 abang becak mendapat bantuan langsung dari Teuku Riefky Harsya, anggota DPR RI asal Aceh. Bantuan tersebut diserahkan...

Tak Terima Diputusin, Pria Ini Sebar Video Mesum Pacarnya di Instagram

BENGKULU | Video mesum siswi SMA di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, beredar di media sosial. Kasus ini membuat pelajar tersebut dikeluarkan dari sekolah. Rekaman adegan...

Fadli Zon Minta Kritik Soal Omnibus Law Diarahkan ke Presiden Jokowi, Bukan DPR

JAKARTA | Anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon, menilai kritik masyarakat terhadap omnibus law Undang-Undang atau UU Cipta Kerja harus diarahkan kepada Presiden...