Sebabkan Banjir di Aceh Utara hingga Tamiang, Anggota DPRA Minta Illegal Logging Diberantas

Banda Aceh | AcehJurnal.com – Anggota DPR Aceh, Asrizal H. Asnawi meminta Kapolda Aceh dan Pangdam Iskandar Muda turun langsung memantau kerusakan hutan di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. Pasalnya, musibah banjir yang melanda wilayah Kabupaten Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Timur, Kota Langsa hingga Aceh Tamiang erat kaitannya dengan kerusakan hutan.
“Harapan kita pak Kapolda dan Pangdam Iskandar Muda turun tangan langsung memantau kerusakan lingkungan yang terjadi di atas hulu sungai sehingga menyebabkan banjir,” ujar Asrizal H Asnawi pada  rapat koordinasi terkait penanggulangan bencana banjir di wilayah Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Langsa dan Aceh Tamiang di gedung serbaguna DPRA, Rabu (12/1/2022).
BACA JUGA : Respon Cepat Mualem Bantu Korban Banjir Aceh Tamiang
Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRA, Safaruddin ini turut dihadiri anggota DPRA Daerah Pemilihan Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Langsa dan Aceh Tamiang serta Kepala SKPA terkait.
Politisi Partai Amanah Nasional (PAN) ini menjelaskan, kasus illegal logging kini sudah merambah kawasan hutan lindung dan hutan produksi di tiga wilayah tersebut. Akibatnya, musibah banjir tak dapat dihindari saat datangnya musim penghujan akibat tidak ada lagi pohon di sekitar hulu sungai. menurutnya, banjir yang terjadi di penghujung Desember 2021 dan awal Januari 2022 merupakan banjir skala besar. Ini dibuktikan masa genangan banjir yang relatif cukup lama.
“Jika banjir sebelumnya, hanya berselang dua atau tiga hari sudah surut kembali. Ini juga disebabkan sungai sudah dangkal karena terjadinya pengerukan,” ujar Asrizal H Asnawi.
Ia meminta kepada Pemerintah Aceh melalui Dinas Pengairan Aceh untuk mengeruk kembali sungai-sungai yang sudah dangkal. Sehingga masyarakat yang bermukim di sepanjang daerah aliran sungai tidak khawatir saat turunnya hujan.  Asrizal menyebutkan, terdapat sekitar 14 ribu hectare tanaman padi siap panen dan baru siap disemai tergenang banjir.
“Ini harus adanya komitmen dari kita bersama untuk mengatasinya. Termasuk memberantas pelaku illegal logging agar tidak kembali menebang pohon di hulu sungai,” pungkasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT