Polda Aceh Bantah Hasil DNA Abrip Asep Keluar dan Keluarganya Tiba dari Lampung

Banda Aceh – Hasil tes DNA terhadap Zinal Salah, pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Zainal Abidin Banda Aceh yang diduga Ajun Brigadir Polisi (Abrip) Asep, anggota Brimob yang hilang saat tsunami, hingga kini masih menunggu hasil dari Lab Pusdokkes Polri di Jakarta.

Hal itu ditegaskan oleh Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy dikutip laman Kompas pada Kamis (25/03/2021).

Hilang Saat Tsunami, Polisi Ini Ternyata Dirawat di RSJ Banda Aceh

“Hasil koordinasi Biddokkes Polda Aceh bahwa hasil DNA pasien RSJ yang diduga Asep belum keluar dari Pusdokkes Lab DNA di Jakarta,” kata Kabid Humad Polda Aceh Kombes Pol Winardy.

Hasil tes DNA keluar dalam 14 hari setelah 18 Maret

Winardy menyebutkan, hasil tes DNA dan sidik jari terhadap pasien R

Advertisement

SJ diduga Asep yang dilakukan oleh Biddokes dan DVI Inafis Polda Aceh sudah dilakukan sejak Kamis (18/03/201) lalu.

Hasil tes telah dikirim ke RS Polri di Jakarta untuk mencocokkan dengan hasil tes DNA keluarga Asep. Upaya ini dilakukan secara marathon, bekerja sama dengan Polda Lampung.

“Sampel DNA dan sidik jari diduga Asep sudah dikirim ke RS Polri, menurut info dari Biddokes Polda hasilnya akan keluar paling cepat 14 hari. Jadi sampai hari ini belum dapat hasil tes DNA yang bersangkutan,” ujar Kombes Pol Winardy.

Winardy membantah berita keluarga diduga Asep sudah datang ke Aceh, sebab hingga saat ini belum ada keluarga diduga Asep dari Lampung yang datang ke RSJ Zainal Abidin Banda Aceh.

Sementara pasien diduga Abrip Asep yang kemudian diberi nama Zainal telah dirawat sejak 2009.

“Tidak benar juga kalau ada informasi ada keluarganya dari Lampung yang sudah datang ke RSJ di Banda Aceh bertemu dengan Zainal alias Asep, karena koordinasi kami dengan Humas Polda Lampung keluarga akan difasilitasi setelah hasil tes DNA keluar,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh, diduga adalah seorang anggota Brimob yang hilang sejak 2004, tepatnya saat bencana tsunami melanda Aceh.

Hal itu terungkap setelah sejumlah anggota Brimob mengunggah sebuah video pertemuan mereka dengan Asep di RSJ Banda Aceh pada hari Rabu (17/3/2021).

“Alhamdulillah Asep Letting kita telah ditemukan, namun pasien yang diduga Baharaka Asep oleh rekannya itu tampak terlihat bingung tanpa ekspresi karena Asep merupakan pasien gangguan jiwa,” ujar pria dalam video itu.

Menanggapi kabar tersebut, pihak RSJ bekerja sama dengan dokter kesehatan dari Polda Aceh segera melakukan uji sampel darah dan sidik jari.

Menurut Direktur RSJ ZA Banda Aceh Makhrozal, hasil tes itu dapat diketahui dalam waktu dua minggu.

“Informasinya masih simpang siur, kami tidak tahu bahwa pasien yang bernama Zainal Abidin itu adalah Asep, anggota polisi atau bukan,” tutur dia.

Makhrozal sempat menjelaskan, Asep dirawat sejak 2009. Saat itu, Asep kondisinya linglung dan diantarkan oleh seorang warga di Aceh Jaya. []

Sumber : KOMPAS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT