Pidie Sebagai Daerah Yang Belum Miliki APBK 2021, KNPI Pertanyakan Kinerja Abusyik

Banda Aceh | AcehJurnal.com – DPD KNPI Pidie mendesak Pemkab Pidie untuk segera menyerahkan dokumen R-APBK 2021. Ketua KNPI Pidie, Teuku Syawal mengatakan, langkah ini harus segera ditindaklanjuti oleh Bupati Pidie, Roni Ahmad alias Abusyik guna dilakukan pembahasan dan pengesahan bersama DPRK Pidie. Hal ini disampaikan Teuku Syawal terkait dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBK) Pidie Tahun 2021 yang belum dibahas.

Menurutnya, molornya pembahasan R-APBK Pidie ini sangat merugikan masyarakat Pidie sehingga akselerasi pembangunan semakin terhambat.

“Kami mempertanyakan kinerja Bupati berserta seluruh Jajaran SKPK yang katanya tidak mampu mengelola SIPD sehingga membuat dokumen anggaran rakyat Pidie tersebut belum juga diserahkan & dibahas dengan legislatif. Bukankah dokumen KUA-PPAS APBK Pidie 2021 sudah disepakati bersama lebih dari sebulan yang lalu dengan total anggaran mencapai Rp. 2,09 Triliun,” kata Teuku Syawal kepada AcehJurnal.com, Rabu (6/1/2021).

Teuku Syawal mengatakan, jika masalah ini dibiarkan terus berlarut tanpa adanya kepastian, maka Abusyik selaku Bupati b

Advertisement

eserta jajaran TAPK maupun seluruh SKPK tidak becus dalam bekerja. Seharusnya Pemkab Pidie harus menyadari bahwa setiap tahun hampir satu triliun APBK habis untuk menggaji pegawai di Pidie. Sehingga tidak menjadi alasan kalau Pemkab tidak memiliki SDM yang memadai.

Karena itu, kata Teuku Syawal lagi, pihaknya meminta Bupati ataupun TAPK Pidie untuk serius mengurusi tanggung jawab jalannya roda pemerintahan Pidie. Khusunya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apalagi, Belanja Pegawai yang menjadi beban dalam APBK Pidie setiap tahunnya sangat besar.

“Tidak menjadi alasan bagi eksekutif yang mengatakan tidak cukup SDM dalam bekerja mengelola Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD),” kata Teuku Syawal.

Begitu halnya dengan DPRK, Teuku Syawal mendesak segera memanggil TAPK untuk dilakukan penyerahan dokumen serta menyegerakan pembahasan. Pasalnya, Gubernur Aceh juga sudah menyurati hal yang sama terkait molornya APBK Pidie tersebut.

“Jadi, jangan sampai Pidie selalu menjadi bahan tertawan publik, baik dari segi prestasi maupun kinerja pemerintah daerahnya,” pungkasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT