Pengadilan Negeri Takengon Tidak Terima Kasus Anak Gugat Ibu Kandung

Takengon | AcehJurnal.com – Kasus gugatan perdata antara anak lawan lawan ibu kandung kembali digelar Pengadilan Negeri Takengon, Selasa (30/11/2021). Sidang dengan agenda putusan ini berlangsung di Ruang Kartika PN Takengon.
Hasil penelusuran sistem informasi perkara PN Takengon pada putusan akhir sidang dalam pokok perkara menyatakan, gugatan penggugat konvensi/tergugat rekonvensi tidak dapat diterima (Niet Ontvankelijk Verklaard).
Baca : Viral! Anak Gugat dan Usir Ibu Kandungnya di Takengon
Dalam rekonvensi menyatakan gugatan para penggugat/tergugat tidak dapat diterima. Pengadilan juga menetapkan tergugat dan pengugat dalam konvensi dan rekonvensi harus membayar biaya yang ditimbulkan dalam proses persidangan.
“Menghukum penggugat konvensi/tergugat rekonvensi untuk membayar biaya yang timbul dalam perkara ini sejumlah Rp1.664.500,” tulis putusan tersebut dikutip, Selasa (30/11/2021).
Baca : Viral Video Ibu Menangis saat Digugat Anak Kandung demi Rumah Mewah di Aceh Tengah
Humas PN Takengon Fadli Maulana ketika dikonfirmasi membenarkan tentang agenda putusan sidang anak gugat ibu kandung.
“Putusan secara elektronik. Majelis Hakim sedang mengupload putusannya,” katanya.
Diketahui, seorang anak di Aceh Tengah bernama Asmaul Husna menggugat ibu kandungnya Kausar. Gugatan ini tertuang dengan nomor Pdt.G/2021/PN Tkn. Dalam gugatan tersebut, penggugat meminta agar rumah mewah tiga tingkat dengan tanah seluas 894 meter yang ditempati pengguat agar dikosongkan. Rumah mewah ini terletak di Jalan Yos Sudarso, Kampung Belang kolak II, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, yang ditinggali ibu kandung dan empat adik penggugat.
Baca : Ini Profile Pejabat yang Tega Gugat dan Usir Ibu Kandungnya Sendiri
Pengadilan sudah melakukan dua kali proses mediasi, tapi tidak tercapai kesepakatan antara kedua belah pihak. Kasus ini sempat viral di medsos saat penggugat mendatangi rumah yang menjadi objek sengketa. [iNews.id]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT