Subulussalam – Pemandu wisata diharapkan bisa lebih kreatif dan inovatif dalam pengembangan potensi wisata yang ada di gampong-gampong. Pasalnya, mereka memiliki peran yang sangat penting untuk memperkenalkan potensi wisata yang ada kepada masyarakat luas sehingga nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Almuniza Kamal saat melepas tim kreatif dalam rangka pengenalan objek wisata kawasan Subulussalam dan Aceh Singkil pekan lalu
Kegiatan edukasi ini berlangsung selama 5 hari. Tujuannya untuk memberikan edukasi sadar wisata bagi pemandu wisata di daerah setempat. Kegiatan ini juga turut diikuti oleh pemandu wisata wilayah Aceh Tengah, Bener Meriah, Banda Aceh dan Aceh Besar.
Almuniza berharap, para pemandu wisata ini nantinya mampu mengenalkan kawasan-kawan lainnya kepada wisatawan saat sedang memandu di daerah masing-masing.
“Kami berharap kepada para pemandu wisata nantinya bisa lebih berkreasi dan berinovasi. Yang lebih penting lagi mereka bisa membentuk tim kreatif. Sehingga mereka akan selalu berfikir kira-kira apa yang perlu diperbarui, apa yang akan ditampilkan. Sehingga variasi ditempat ini semakin banyak,” ujar Kadisbudpar Aceh Almuniza Kamal via telepon seluler, Jumat (10/3/2023).
Almuniza menyampaikan, kegiatan ini sejalan dengan program Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki, yakni untuk memajukan pariwisata di Aceh.
“Harapannya ini bisa menambah alternatif pariwisata di Aceh, sehingga masyarakat yang datang kesini semakin banyak, dan banyak pilihan yang dikunjungi,” kata Almuniza lagi.
Menurutnya, jika pariwisata terkelola dengan baik maka akan berdampak luar, diantaranya pemberdayaan seni dan budaya, pemberdayaan ekonomi kreatif, meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
“Jika disini semua masyarakat yang ada diberdayakan, insyaallah wisata disini bisa kita kembangkan,” pungkasnya []



