Optimis Maju Sebagai Calon Bupati Bener Meriah, Hendra Budian : Terpanggil Karena Pembangunan Sangat Memprihatinkan

Banda Aceh | AcehJurnal.com – Politisi muda Golkar, Hendra Budian menyatakan diri siap maju sebagai calon Bupati Bener Meriah pada Pilkada 2022 mendatang. Kendati genderang pesta demokrasi masih belum ditabuh, mantan aktifis yang sudah melenggang ke kursi parlemen ini mengaku siap meramaikan bursa pencalonan sebagai orang nomor satu di Kabupaten Bener Meriah.

“Insya Allah kita siap maju. Mohon doa dan dukungannya dari masyarakat disana,” kata Hendra Budian ketika dikonfirmasi via telepon seluler, Kamis (17/12).

Hendra menjelaskan, alasan dirinya maju sebagai calon Bupati Bener Meriah karena prihatin dengan kondisi kekinian disana. Pasalnya, katanya lagi, harus diakui bahwa selama ini pembangunan di Bener Meriah masih agak lamban. Sehingga berpotensi menjadi daerah yang tertinggal dengan kabupaten lainnya di Aceh. Apalagi, terdapat 2 dari 10 kecamatan di Kabupaten Bener Meriah masih terisolir, yakni kecamatan Mediah dan Syiah Utama. Atas dasar itulah, Hendra merasa terpanggil untuk kembali pulang ke kampung halamannya dengan harapan akselerasi pembangunan segera terwujud. Belum lagi otonomi khusus (otsus) mau habis, sehingga proses pembangunan di Kabupaten Bener Meriah butuh penanganan serius dari semua pihak.

“Meskipun dari sisi lain kita sedang memperjuangkannya kembali (otsus). Tapi kita harus berpikir dan mempersiapkan diri jika seandainya sesuai perundang-undangan dan UUPA akan berakhir di tahun 2027 nanti,” tambahnya.

Dengan anggaran yang terus mengecil, tambahnya, harus adanya dukungan semua pihak dalam mendorong inovasi dan kreatifitas  terhadap pembangunan di Kabupaten Bener Meriah.

Ketika ditanyai sejumlah tokoh yang ikut maju sebagai bakal calon Bupati Bener Meriah, Hendra tak mempersoalkannya. Menurutnya, sebanyak banyak sosok yang mendeklarasikan diri untuk maju menjadi pertanda bahwa kondisi Bener Meriah kian memprihatinkan.

Artinya, ini semacam sinyal bahwa banyak tokoh-tokoh disana yang menyadari bahwa pembangunan kian memprihatinkan. Menurutnya, ini salah satu variable bahwa kondisi Bener Meriah semakin memprihatinkan sehingga menjadi alasan mengapa banyak orang yang sudah mempersiapkan diri untuk maju.

“Salah satunya Pak Tagore. Beliau adalah tokoh utama yang meletakkan pondasi lahirnya Kabupaten Bener Meriah. Wajar jika beliau kecewa karena pembangunan di Bener Meriah tidak sesuai harapan. Begitu juga dengan saya,” pungkasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT