Marthunis : UU Ciptaker Beri Peluang Investasi di Aceh, Khususnya UMKM

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Undang-Undang Cipta Kerja menciptakan berbagai peluang investasi di provinsi Aceh. Salah satunya adalah memberikan kemudahan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Sehinga kehadirannya dapat memberikan peluang secara luas yang terlibat dalam kegiatan ekonomi.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Iklim Penanaman Modal (PPIM) DPMPTSP Aceh, Marthunis Muhammad.

“Ini dikarenakan ruh utama dari aturan ini adalah memberikan kemudahan dalam perizinan usaha,” kata Marthunis Muhammad kepada AcehJurnal.com, Senin (23/11).

Alumnus Georgia State University, Amerika ini menjelaskan, aturan undang-undang Ciptaker ini memiliki pendekatan berbasis resiko. Dalam aturan ini, tambahnya, para pelaku usaha kelas ekonomi kecil diberikan kemudahan dalam hal perizinan. Artinya, para pelaku usaha tidak perlu pakai izin yang rumit, syaratnya adalah cukup usaha dengan kategori resiko tinggi saja yang harus melului proses tahapan izin ketat. Bahkan, pelaku UMKM bukan hanya tidak perlu izin, proses pendaftarannya pun akan dibantu.

Menurutnya, Udang-Undang Cipta kerja ini sangat berperan penting untuk meningkatkan pemulihan ekonomi rakyat. Apalagi di masa pandemi saat ini, orientasi mata pencahariaan masyarakat pun sudah berubah. Sehingga kehadiran UU Ciptaker dapat mempermudah masyarakat untuk bangkit dari keterpurukan. Oleh karena itu, katanya lagi, kehadiran UU Ciptaker sebagai instrumen untuk memberikan peluang bagi pembukaan lapangan kerja yang banyak.

“Mereka (UMKM) akan diberikan keringanan. Untuk mengurus sertifikat halal pun digratiskan. Mereka juga diberikan fasilitas dagang di rest area. Intinya mereka itu rakyat dimudahkan dan juga didukung,” kata Marthunis Muhammad.

Selain memperkuat sektor UMKM, UU Ciptaker mempermudah investasi untuk penciptaan lapangan kerja. Salah satu inti UU Cipta Kerja adalah aturan yang membuka selebar-lebarnya akses pasar dan tempat usaha. Sehingga potensi sektor UMKM semakin besar. Marthunis menjelaskan, dalam Pasal 97 dan 104 UU Cipta Kerja, dimana pemerintah akan memberikan peluang bagi para pelaku UMK. Salah satunya adalah dengan memberikan porsi paling sedikit 40 persen dari hasil produk dalam negeri untuk pengadaan barang atau jasa pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sesuai ketentuan perundang-undangan.

Selain itu, UU Cipta Kerja memberikan beragam akses pembiayaan bagi UMKM, sebagaimana diatur dalam pasal 102 UU Cipta Kerja dimana pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha membantu memberikan pendampingan kepada UMKM untuk berkembang melalui akses-akses pembiayaan.

“Secara rinci enam poin peran UU Cipta Kerja bagi Koperasi dan UMKM. Yakni meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Kemudian menjadikan koperasi sebagai lembaga ekonomi pilihan masyarakat, memperkuat posisi UMKM dalam ranah pasok, akselerasi digitalisasi KUMKM, memberikan pembiayaan yang mudah dan murah bagi UKM dan juga memberi prioritas pasar bagi produk UMKM,” pungkasnya. []

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Mengenang 19 Tahun Kepergian Tgk Abdullah Syafi’ie, Panglima Kharismatik Aceh

Banda Aceh | AcehJurnal.com - Jumat (22/1) besok, genap 19 tahun berpulangnya Allahyarham Tgk Abdullah Syafi'i, mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Sapaan akrab...

Dayah Serambi Mekkah Terbakar, Tarmizi, SP: Saya sudah perjuangkan Rp 500 Juta

Banda Aceh | AcehJurnal.com - Anggota DPRA, Tarmizi SP menyampaikan belasungkawa atas musibah kebakaran yang menimpa Pesantren Serambi Mekkah. Perlu diketahui, dayah besutan Almarhum...

30 Bilik Santri Dayah Serambi Mekkah di Aceh Barat Terbakar

Meulaboh | AcehJurnal.com - Tiga Puluh bilik atau rangkang santri di Pesantren Serambi Mekkah Gampong Blang Beurandang Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat pada Kamis...

BERITA TERKAIT

Mengenang 19 Tahun Kepergian Tgk Abdullah Syafi’ie, Panglima Kharismatik Aceh

Banda Aceh | AcehJurnal.com - Jumat (22/1) besok, genap 19 tahun berpulangnya Allahyarham Tgk Abdullah Syafi'i, mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Sapaan akrab...

Dayah Serambi Mekkah Terbakar, Tarmizi, SP: Saya sudah perjuangkan Rp 500 Juta

Banda Aceh | AcehJurnal.com - Anggota DPRA, Tarmizi SP menyampaikan belasungkawa atas musibah kebakaran yang menimpa Pesantren Serambi Mekkah. Perlu diketahui, dayah besutan Almarhum...

30 Bilik Santri Dayah Serambi Mekkah di Aceh Barat Terbakar

Meulaboh | AcehJurnal.com - Tiga Puluh bilik atau rangkang santri di Pesantren Serambi Mekkah Gampong Blang Beurandang Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat pada Kamis...