Kominfo Akan Blokir Akun dan Website FPI Setelah Resmi Dilarang

Jakarta – Pemerintah resmi melarang FPI. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan memblokir segala akun media sosial (medsos) dan website yang berisikan ormas pimpinan Rizieq Shihab tersebut.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy permadi berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Kementerian di bawah Kemenkopolhukam. Kominfo akan melakukan pemblokiran akun medsos dan website yang berkaitan FPI.

“Dengan keputusan SKB tadi, Kominfo dengan tupoksinya terutama di ruang digital yang melanggar perundang-undangan yang melanggar SKB. Kalau ada konten FPI yang terbukti melanggar, akan dilakukan pemutusan akses atau take down,” ujar Dedy pada Rabu (30/12).

Bila yang berkaitan dengan akun medsos, pemblokiran tersebut akan dilakukan Kominfo dengan bekerjasama dengan pemilik platform, seperti Twitter, Facebook, Instagram, maupun Google.

Tidak serta-merta langsung diblokir, Dedy mengatakan pemblokiran akun maupun website tersebut dilakukan peninjauan terlebih dahulu. Apabila terbukti ada pelanggaran, khususnya yang yang melanggar SKB, maka pemblokiran jadi langkah tegasnya.

“Misalnya ada unsur yang berkaitan dengan radikalisme, terorisme yang disebarluaskan, maka Kominfo akan melakukan penutupan atau take down. Jadi, ada proses verifikasi konten, kalau ada pelanggaran, dilakukan penindakan,” ucap Dedy.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah telah melarang seluruh simbol, atribut, dan kegiatan Front Pembela Islam (FPI) di seluruh wilayah Indonesia. Pelarangan itu dituangkan dalam bentuk surat keputusan bersama (SKB) kementerian di bawah Kemenko Polhukam.

Pengumuman pelarangan FPI ini disampaikan di Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (29/12/2020). Awalnya Menko Polhukam Mahfud Md yang membuka pengumuman. Kemudian SKB dibacakan oleh Wamenkum HAM Edward Omar Sharif Hiariej.

“Berdasar peraturan perundang-undangan dan sesuai dengan putusan MK Nomor 82 PUU112013 tertanggal 23 Desember tahun 2014, pemerintah melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan setiap kegiatan yang dilakukan FPI karena FPI tidak lagi mempunyai legal standing baik sebagai ormas maupun sebagai organisasi biasa,” ujar Menko Polhukam Mahfud Md dalam konferensi pers di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta. [DETIK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Mantan Timses Bupati Pidie Bakar Kopiah Merah, Protes Kinerja Abusyik?

Sigli | AcehJurnal.com - Seorang pria membakar kopiah beludru merah di bundaran Simpang Keuniree Kota Sigli, Rabu (27/1). Aksi tunggal yang dilakukan pria yang...

Gubernur Aceh Upayakan Rumah Bantuan untuk Korban Tanah Bergerak di Lamkleng

Jantho | AcehJurnal.com - Gubernur Aceh Nova Iriansyah akan segera mengupayakan pembangunan rumah bantuan bagi para korban terdampak tanah bergerak di Gampong Lamkleng, Kecamatan...

Nasir Djamil Besuk “Presiden Rex” yang Sedang Sakit

Aceh Besar | AcehJurnal.com - Anggota DPR RI asal Aceh M. Nasir Djamil menjenguk Hasbi Burman yang sedang sakit di rumahnya di Gampong Karieng,...

BERITA TERKAIT

Mantan Timses Bupati Pidie Bakar Kopiah Merah, Protes Kinerja Abusyik?

Sigli | AcehJurnal.com - Seorang pria membakar kopiah beludru merah di bundaran Simpang Keuniree Kota Sigli, Rabu (27/1). Aksi tunggal yang dilakukan pria yang...

Gubernur Aceh Upayakan Rumah Bantuan untuk Korban Tanah Bergerak di Lamkleng

Jantho | AcehJurnal.com - Gubernur Aceh Nova Iriansyah akan segera mengupayakan pembangunan rumah bantuan bagi para korban terdampak tanah bergerak di Gampong Lamkleng, Kecamatan...

Nasir Djamil Besuk “Presiden Rex” yang Sedang Sakit

Aceh Besar | AcehJurnal.com - Anggota DPR RI asal Aceh M. Nasir Djamil menjenguk Hasbi Burman yang sedang sakit di rumahnya di Gampong Karieng,...