Ketum KORPRI : Kode Etik Ruh bagi ASN

Mesir dan Kesadaran Literasi

Oleh: Syah Reza* Setelah beberapa hari lalu disibukkan aktivitas dokumentasi di kantor, baru sore ini ada waktu luang untuk ngopi. Kopi memang menjadi teman yang...

Terapkan Protokoler Kesehatan, Pemerintah Aceh Bagikan 150 Ribu Masker ke 118 Dayah

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dinas Pendidikan Dayah Aceh mendistribusikan sebanyak 150 ribu lembar masker ke 118 Dayah di Aceh. Pembagian ini sebagai wujud...

DPR Aceh Resmi Laporkan Proyek Multiyear ke KP

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) resmi melaporkan pengadaan paket tahun jamak (multiyear) Aceh tahun anggaran 2020-2022. Paket sebesar Rp 2,4...

Belajar dari Fenomena Karoshi; Apa yang Kita Cari dari Kehidupan?

Oleh: Ihsan Sulis* Di negara Jepang ada sebuah fenomena yang dikenal dengan nama Karoshi, yaitu fenomena kematian karena over-work (kelelahan bekerja), beberapa orang di negara...

UMKM Terdampak Pandemi, Erick Thohir Carikan Jalan Keluar

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM Sebagian besar UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) terdampak pandemi Covid-19 terutama UMKM yang bergerak di sektor pariwisata yang mengandalkan kedatangan turis...

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM  – Ketua Umum Korpri, Profesor Zudan Arif Fakrulloh, mengajak seluruh anggota Korpri di Indonesia khususnya di Aceh untuk menjunjung tinggi Kode Etik Korpri. Kode etik kata dia, adalah ruh dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Posisi ASN adalah bagian dari pemerintah. Loyalitas kita bukan kepada person, tapi kepada negara,” kata Profesor Zudan saat Diskusi Panel Korpri usai pengukuhan Pengurus Korpri Aceh, di Anjong Mon Mata, Jumat 10 Juli 2020.

Zudan menyebutkan, haram bagi pegawai negeri mengkritik pemerintahan melalui media sosial. Hal itu tidak sejalan dengan Kode Etik Korpri. Berbagai masalah di pemerintahan harusnya dibahas di dalam kantor, bukan di ruang publik.

“Saat anda menjadi pegawai maka anda adalah keluarga Korpri. Ingatkan pada anggota Korpri, apa pantas menjelekkan keluarga sendiri,” ujar Profesor Zudan.

Ia mengimbau agar ASN tidaklah bergaya layaknya anggota LSM.  Zudan mengajak seluruh anggota Korpri untuk membangun gerakan bersama membangun branding baru. Di mana, pegawai negeri menyampaikan hal-hal positif di daerah masing-masing. “Bangun narasi bersama apa saja yang baik dari daerah kita. Semakin banyak kita mensyiarkan hal baik, hal jelek akan semakin tenggelam,” kata dia.

Profesor di bidang Hukum Administrasi Negara dan Sosiologi Hukum itu, mengatakan, pengurus Korpri harus merancang program yang menyentuh langsung ASN. Selama ini, ketakutan pegawai yang kerap membuat keterlambatan anggaran adalah ketakutan menyangkut hukum.

“Berikan advokasi. Isi pemahaman yang benar kepada penyelenggara negara agar apa yang mereka lakukan tidak melanggar peraturan perundang-undangan,” kata Profesor Zudan.

Sementara itu, Kepala BKN Pusat yang juga Sekjen Korpri Nasional, Dr. Ir. Bima Haria Wibisana, M.SIS yang menyampaikan materi terkait pelayanan pemerintahan di masa new normal. Ia mengatakan, pandemi covid, suka atau tidak telah membuat dunia menjadi berbeda.

“Pikirkan bagaimana kita bisa survive, bagaimana bertahan hidup dengan segala perubahan ini,” kata mantan Deputi BRR ini.

“Masa depan itu adalah persaingan kreativitas, persaingan imajinasi, bukan persaingan ilmu pengetahuan. Kalau tidak berani berimajinasi, berinovasi dan tampil berbeda dalam pemikiran anda tidak akan bertahan dalam kompetisi di depan,” lanjut Bima Haria.

Bima menyebutkan dalam 20 tahun ke depan, ia memperkirakan 70 persen pekerjaan yang dilakukan saat ini akan hilang. Masa depan, di mana yang dibutuhkan adalah mereka yang menguasai programmer big data analisis dan virtual analisis. “Apa ada itu formasi di CPNS? Tidak ada, tapi ke depan itu yang sangat dibutuhkan,” ujar dia. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Hot Topics

Mesir dan Kesadaran Literasi

Oleh: Syah Reza* Setelah beberapa hari lalu disibukkan aktivitas dokumentasi di kantor, baru sore ini ada waktu luang untuk ngopi. Kopi memang menjadi teman yang...

Terapkan Protokoler Kesehatan, Pemerintah Aceh Bagikan 150 Ribu Masker ke 118 Dayah

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dinas Pendidikan Dayah Aceh mendistribusikan sebanyak 150 ribu lembar masker ke 118 Dayah di Aceh. Pembagian ini sebagai wujud...

DPR Aceh Resmi Laporkan Proyek Multiyear ke KP

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) resmi melaporkan pengadaan paket tahun jamak (multiyear) Aceh tahun anggaran 2020-2022. Paket sebesar Rp 2,4...

Related Articles

Mesir dan Kesadaran Literasi

Oleh: Syah Reza* Setelah beberapa hari lalu disibukkan aktivitas dokumentasi di kantor, baru sore ini ada waktu luang untuk ngopi. Kopi memang menjadi teman yang...

Terapkan Protokoler Kesehatan, Pemerintah Aceh Bagikan 150 Ribu Masker ke 118 Dayah

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dinas Pendidikan Dayah Aceh mendistribusikan sebanyak 150 ribu lembar masker ke 118 Dayah di Aceh. Pembagian ini sebagai wujud...

DPR Aceh Resmi Laporkan Proyek Multiyear ke KP

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) resmi melaporkan pengadaan paket tahun jamak (multiyear) Aceh tahun anggaran 2020-2022. Paket sebesar Rp 2,4...