Ini Kriteria Calon PJ Gubernur Aceh Menurut DPRA

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dijadwalkan akan menyurati Presiden Joko Widodo melalui Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam waktu dekat ini. Surat ini berisikan tentang rekomendasi kriteria calon PJ Gubernur Aceh yang akan menggantikan Nova Iriansyah usai habis masa jabatan pada 5 Juli 2022 mendatang.
Plt Ketua DPR Aceh Safaruddin saat menggelar konferensi pers kepada awak media, Kamis (12/5/2022) menyebutkan, calon PJ Gubernur Aceh diharapkan nantinya akan diisi oleh putra asli daerah.
“Kriteria yang kita inginkan selain putra asli Aceh, beragama Islam, juga harus mampu menjaga dan merawat perdamaian Aceh,” ujar Plt Ketua DPR Aceh Safaruddin di awal sambutannya.
Turut hadir anggota DPRA Tarmizi Panyang, Ihsanuddin, Ali Basra, Abdurrahman, Fuadri, Nurdiansyah Alasta dan Safrizal Gam-Gam.
Politisi muda Partai Gerindra ini menyebutkan, calon PJ Gubernur nantinya diharapkan juga mampu merangkul seluruh elemen dan komit memperjuangkan segala kekhususan Aceh. Diantaranya mampu memperjuangkan bersama-sama implementasi MoU Helsinki dan turunan Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA), memperjuangkan lanjutan dana otonomi khusus (otsus), menetralkan pemilu 2024.
“Kita harapkan nantinya juga mampu menuntaskan permasalahan bendera Aceh yang saat ini masih terganjal di pusat. Begitu juga soal program reintegrasi Aceh yang hingga kini belum tuntas,” tegas Safaruddin.
Safaruddin menambahkan, calon PJ Gubernur Aceh diharapkan nantinya juga mampu membangun komunikasi dengan semua pihak. Khususnya alim ulama, DPR Aceh dan Pemerintah pusat. Menurutnya, seluruh usulan ini telah mendapat persetujuan dalam rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRA yang digelar pada Rabu (11/5/2022) lalu.
“Dari hasil rapat Banmus kemarin, semua fraksi setuju semua usulan tersebut,” pungkasnya. [Parlementaria].
Advertisement
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT