Gubernur Aceh Minta TPID Lakukan Mitigasi Inflasi

Seorang Polisi Ditemukan Meninggal Tergantung di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE | ACEHJURNAL.COM - Warga Gampong Panggoi, Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe digegerkan dengan penemuan sesosok mayat. Mayat yang kemudian diketahui berinisial FH tersebut...

Marthunis : UU Ciptaker Beri Peluang Investasi di Aceh, Khususnya UMKM

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Undang-Undang Cipta Kerja menciptakan berbagai peluang investasi di provinsi Aceh. Salah satunya adalah memberikan kemudahan bagi pelaku Usaha Mikro,...

Gubernur Aceh Resmikan Masjid Bantuan Rakyat Aceh di Palu

PALU | ACEHJURNAL.COM – Gubernur Aceh Nova Iriansyah meresmikan Masjid Nurul Hasanah Aceh di Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (22/11)...

Terima Kunjungan Jubir Menhan, Wali Nanggroe Aceh Tegaskan Realisasi MoU Helsinki dan UUPA

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al Haytar menerima kunjungan juru bicara Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto di Meuligoe Wali...

Perintahkan Copot Baliho Habib Rizieq, Ini Sosok Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman

JAKARTA | Ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq, itu perintah saya." Begitulah petikan pernyataan tegas Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta ( Pangdam Jaya) Mayjen...

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Gubernur Aceh Nova Iriansyah, menyebutkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) perlu melakukan upaya antisipasi atau mitigasi inflasi di Aceh. Hal itu penting demi mengendalikan laju inflasi di Aceh.

Nova menjelaskan, melihat perkembangan inflasi terkini dan beberapa indikator harga bahan pokok di Aceh, inflasi pada November 2020 diperkirakan akan mengalami peningkatan. Sebagai mitigasi, Nova meminta agar TPID Aceh melakukan  peningkatkan kualitas koordinasi antar instansi terkait dalam menjalankan program kerja tahun 2020 sesuai dengan timeline yang telah ditetapkan.

“Lakukan pemantauan stok dan produksi komoditas bahan makanan, khususnya komoditas pertanian, perikanan, dan peternakan secara disiplin setiap bulan,” kata Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dalam meeting TPID se Aceh yang digelar melalui video conference, Kamis (12/11).

Meeting itu digelar guna mendiskusikan dan mencari solusi pengendalian inflasi di Aceh menjelang akhir tahun 2020, serta membahas tindak lanjut rencana pembentukan BUMD Pangan. Hadir dalam meeting itu Kepala Bank Indonesia perwakilan Aceh Achris Sarwani, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh T. Ahmad Dadek, Kepala Biro Ekonomi Amirullah serta Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto. Sementara undangan lainnya mengikuti secara virtual.

“Saya berharap pertemuan ini berjalan efektif, sehingga upaya kita mengendalikan inflasi berjalan sesuai rencana,” kata Nova Iriansyah.

Selain itu, Nova juga meminta agar kelancaran distribusi barang ke masyarakat melalui Toko Tani Indonesia untuk ditingkatkan dan melakukan upaya pencegahan praktik penimbunan bahan pangan melalui kerja sama TPID dengan Satgas Pangan.

“Terus dorong peningkatan stok untuk menjaga ekspektasi pasar dengan optimalisasi program Sistem Resi Gudang atau SRG,” tambahnya.

Nova menyebutkan, peran Pemerintah dan Perum Badan Usaha Logistik (BULOG) sebagai penyangga stok pangan, menjadi sangat penting dalam menjaga stabilitas harga. Karenanya koordinasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Bank Indonesia, Bulog, Kepolisian serta pihak terkait lainnya sangat penting.

“Bentuk sinergi dan koordinasi ini tercermin dari adanya Tim Pengendalian Inflasi Daerah dan Satgas Pangan yang merupakan wadah
koordinasi,” ujarnya lagi.

Dalam rangka menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga dan peningkatan ketahanan pangan untuk mendukung percepatan penanganan dampak covid-19 , pemerintah Aceh telah mencanangkan  Gerakan Aceh Mandiri Pangan atau Gampang.

Selain itu, pemerintah juga telah membahas pembentukan BUMD Pangan yang diharapkan dapat memutus mata rantai permainan tengkulak yang dapat merugikan para petani serta mengatasi masalah fluktuasi harga pangan.

Sementara itu Kepala Bank Indonesia Perwakilan Aceh, Achris Sarwani, menyebutkan laju inflasi Aceh berada pada jalur yang tepat atau sudah on the track. Di mana, laju inflasi Aceh triwulan ke tiga sebesar 1,82 persen, meningkat dari triwulan sebelumnya sebesar 1,36 persen.

“Inflasi kita rendah. Kenaikan harga di Aceh juga berada dalam koridor yang wajar,” kata Achris Sarwani. Selain itu, kata dia, saat ini Aceh juga surplus beras. []

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Seorang Polisi Ditemukan Meninggal Tergantung di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE | ACEHJURNAL.COM - Warga Gampong Panggoi, Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe digegerkan dengan penemuan sesosok mayat. Mayat yang kemudian diketahui berinisial FH tersebut...

Marthunis : UU Ciptaker Beri Peluang Investasi di Aceh, Khususnya UMKM

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Undang-Undang Cipta Kerja menciptakan berbagai peluang investasi di provinsi Aceh. Salah satunya adalah memberikan kemudahan bagi pelaku Usaha Mikro,...

Gubernur Aceh Resmikan Masjid Bantuan Rakyat Aceh di Palu

PALU | ACEHJURNAL.COM – Gubernur Aceh Nova Iriansyah meresmikan Masjid Nurul Hasanah Aceh di Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (22/11)...

BERITA TERKAIT

Seorang Polisi Ditemukan Meninggal Tergantung di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE | ACEHJURNAL.COM - Warga Gampong Panggoi, Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe digegerkan dengan penemuan sesosok mayat. Mayat yang kemudian diketahui berinisial FH tersebut...

Marthunis : UU Ciptaker Beri Peluang Investasi di Aceh, Khususnya UMKM

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Undang-Undang Cipta Kerja menciptakan berbagai peluang investasi di provinsi Aceh. Salah satunya adalah memberikan kemudahan bagi pelaku Usaha Mikro,...

Gubernur Aceh Resmikan Masjid Bantuan Rakyat Aceh di Palu

PALU | ACEHJURNAL.COM – Gubernur Aceh Nova Iriansyah meresmikan Masjid Nurul Hasanah Aceh di Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (22/11)...