Gajah Liar Kembali Turun Ke Pemukiman dan Rusak Tanaman Warga di Tangse

Sigli | AcehJurnal.com – Konflik gajah kembali terjadi di Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie. Mamalia bertubuh besar ini kembali turun hingga ke pemukiman warga. Bahkan, keberadaan gajah liar sudah cukup meresahkan warga. Selain merusak tanaman milik warga, rumah milik warga juga ikut terancam.

Keuchik Gampong Beungga, Asnawi menuturkan, kawanan gajah liar kembali turun ke pemukiman warga pada Kamis (18/12) sore. Menurutnya, gajah kerap turun secara bergerombolan dan ikut merusak puluhan hektare lahan perkebunan warga.

“Gajahnya turun sejak dua hari kemarin. Jumlahnya diatas 15 ekor, bahkan lebih,” kata Asnawi kepada AcehJurnal.com via telepon seluler, Jumat (18/12).

Hingga saat ini, kawanan gajah liar tersebut masih bertahan di sejumlah titik. Diantaranya di kemukiman Cot Weng, Alue R

Advertisement

imeh, Blang Bubue dan Krueng Beungga.  Menurut Asnawi, kondisi sudah cukup meresahkan warga setempat. Karena selain merusak perkebunan, perumahan milik warga juga ikut terancam. Bahkan, saat ini warga tidak berani ke kebun. Ini dikarenakan kawanan gajah terlihat beringas sehingga warga yang mayoritas petani tidak berani pergi berladang atau berkebun.

Asnawi berharap kepada Pemerintah Aceh melalui instansi terkait untuk segera menanganinya. Khususnya kepada Pemkab Pidie, ia berharap segera menurunkan tim untuk menghalau dan sekaligus mengusir kawasanan gajah liar ke habitatnya.

“Kalau ini terus-terusan dibiarkan, maka warga kami disini akan selalu rugi. Oleh karena itu, kami meminta kepada Pemerintah Aceh, khususnya Pemkab Pidie untuk menyediakan mercon untuk mengusir kembali gajah ke alam liar,” kata Asnawi. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT