ACEH BESAR | ACEHJURNAL.COM – Dalam upaya mengembalikan konsep kehidupan berbudaya Aceh, Dinas Pariwisata Aceh semakin gencarnya mempromosikan destinasi wisata di Aceh.
Salah satunya Festival Gampong Wisata yang dipusatkan di Gampong Lubok Sukon Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Festival yang bertema “Woe Bak Asai” ini dihelatkan mulai 27 hingga 28 Agustus 2002 di lapangan bola kaki desa setempat.

BACA JUGA : Festival Gampong Wisata Lubok Sukon Digelar, Nostalgia Kesenian Aceh Tempo Dulu
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Almuniza Kamal mengatakan, festival desa wisata merupakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mempromosikan desa-desa wisata di Aceh.
“Sebagai salah satu strategi promosi pariwisata, kegiatan festival merupakan event yang banyak digelar dengan tujuan untuk promosi kebudayaan dan destinasi pariwisata suatu daerah,” ujar Kadisbudpar Aceh Almuniza Kamal.

Sejak ditetapan sebagai Gampong Wisata pada 2013 lalu, Lubok Sukon terus berbenah. Terlebih, keunikan dari Gampong atau desa ini karena masih banyak warganya yang memiliki rumah adat Aceh. Secara harfiah, rumah adat Aceh dirancang dengan prinsip tahan gempa, anti banjir dan sejumlah pertimbangan masyarakat awam dulu.

Ketua Badan Kehormatan Rakyat (BKD) DPR Aceh Sulaiman mengatakan, Gampong Lubok Sukon merupakan salah satu desa wisata di Aceh yang masuk pada program pokok-pokor pikiran (pokir) di tingkat DPRA berkolaborasi dengan Disbudpar Aceh.

Ia berharap, Festival Gampong Wisata ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Aceh, khususnya warga Gampong Lubok Sukon dalam sektor pariwisata.

“Acara ini semoga tidak hanya sebatas seremonial, diharapkan bisa memberdayakan ekonomi masyarakat gampong Lubok Sukon, sehingga bisa menjadi salah satu destinasi wisata, baik nasional maupun internasional dari Aceh Besar,” ujar Sulaiman SE.[]



