HomeDaerahEmas Perhiasan Jadi Penyumbang Utama Inflasi Aceh 0,12 Persen pada Oktober 2025

Emas Perhiasan Jadi Penyumbang Utama Inflasi Aceh 0,12 Persen pada Oktober 2025

Acehjurnal.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh mencatat inflasi sebesar 0,12 persen pada Oktober 2025. Kenaikan harga emas perhiasan menjadi kontributor terbesar dalam laju inflasi bulanan tersebut.

Plt Kepala BPS Provinsi Aceh Tasdik Ilhamudin menyatakan, kenaikan harga emas perhiasan sebesar 0,22 persen pada Oktober menjadi penyumbang utama inflasi. “Komoditas utama yang dominan menyumbang inflasi m-to-m antara lain emas perhiasan, cabai merah, wortel, ikan tongkol, dan telur ayam ras,” jelas Tasdik di Banda Aceh, Senin.

Ia menjelaskan, pemantauan BPS dilakukan di lima kabupaten/kota di Provinsi Aceh, meliputi Aceh Tengah, Meulaboh, Aceh Tamiang, Banda Aceh, dan Lhokseumawe. Hasilnya, tercatat inflasi sebesar 0,12 persen pada Oktober 2025.

Angka inflasi tersebut tercermin dari peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK). IHK naik dari 111,03 pada September 2025 menjadi 111,16 pada Oktober 2025.

Secara tahunan (year-on-year), terjadi inflasi sebesar 4,66 persen. Sementara itu, secara tahun kalender (year-to-date) inflasi mencapai 3,68 persen.

Kelompok pengeluaran untuk perawatan pribadi dan jasa lainnya memberikan andil terbesar terhadap inflasi bulanan. Kelompok ini mengalami inflasi sebesar 3,82 persen dengan kontribusi terhadap inflasi sebesar 0,23 persen.

Inflasi tahunan terjadi di seluruh wilayah penghitungan inflasi pada Oktober 2025. Kabupaten Aceh Tengah mencatat inflasi year-on-year tertinggi sebesar 5,95 persen.

Sementara itu, inflasi year-on-year terendah terjadi di Kota Banda Aceh sebesar 3,93 persen.

Secara bulanan, hanya Meulaboh dan Kota Banda Aceh yang mengalami inflasi month-to-month. Tiga wilayah lainnya justru mengalami deflasi.

Tasdik menegaskan, emas perhiasan tetap menjadi komoditas dengan kontribusi signifikan terhadap inflasi. Hal ini terlihat dari kenaikan harganya sebesar 0,22 persen yang mendorong inflasi secara keseluruhan.

Pemantauan harga dilakukan BPS secara berkala untuk mengukur perkembangan inflasi. Hasil pemantauan ini menjadi acuan dalam menilai stabilitas harga di Provinsi Aceh.

Dengan demikian, inflasi Oktober 2025 di Aceh tercatat sebesar 0,12 persen, didorong terutama oleh kenaikan harga emas perhiasan dan beberapa komoditas pangan.

Sumber: ANTARA

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News