Elit GAM Minta Pilkada Aceh Dilaksanakan 2022, Mualem : Ini Amanah MoU Helsinki

Banda Aceh | AcehJurnal.com – Ketua umum Dewan Perwakilan Aceh (DPA) Partai Aceh, Muzakir Manaf meminta kepada Pemerintah pusat agar Pilkada Aceh tetap digelar pada tahun 2022 mendatang. Sapaan akrab Mualem ini meminta agar Presiden Joko Widodo merestui pesta demokrasi di Aceh dilaksanakan pada 2022.

“Dari hasil musyawarah pada rapat kerja Partai Aceh di Takengon kemarin. Kita sepakat agar meminta restu pemerintah pusat agar pelaksanaan Pilkada di Aceh pada tahun 2022,” kata Mualem melalui sambungan telepon kepada AcehJurnal.com, Selasa (30/3/2021).

Pada deklarasi kemarin, seluruh kader Partai Aceh dan Kombatan GAM sepakat agar pemerintah pusat tetap menghargai kekhususan Aceh. Deklarasi dan pernyataan sikap itu turut dihadiri Panglima Komite Peralihan Aceh (KPA) ban sigom Aceh ditujukan kepada Presiden Jokowi dan Kementerian Dalam Negeri dan instansi terkait.

Pimpin Raker Partai Aceh, Mualem Disambut Tari Didong dan Naik Kuda di Takengon

Dalam pernyataan itu, Mualem menegaskan bahwa, pelaksanaan pilkada di Aceh sesuai amanat UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh. Menurutnya, UUPA sebagai bentuk kekhususan Aceh sehingga harus menjadi perhatian semua pihak. Jikapun pemerintah pusat masih belum meresponnya, maka Mualem menyatakan akan menempuh jalur perundingan.

“Ini sesuai dengan amanat perjanjian MoU Helsinki antara Pemerintah RI dan GAM dan disaksikan oleh Uni Eropa sebagai saksi. Oleh karena itu, atas nama masyarakat Aceh kami meminta agar Pemerintah Pusat tetap menjaga komitmen dan menghormati kekhususan Aceh,” tegas Mualem. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT