Acehjurnal.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan ruas jalan lintas kecamatan di Desa Ranto Panyang Timur, Kecamatan Meureubo terputus total akibat tergerus banjir. Kejadian ini berlangsung pada Sabtu jelang dini hari dan kini sedang ditangani secara intensif.
Bupati Aceh Barat Tarmizi mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengerahkan satu unit alat berat untuk penanganan darurat. “Kami sudah mengerahkan satu unit alat berat untuk melakukan penanganan secara darurat,” kata Tarmizi kepada wartawan di Aceh Barat, Sabtu.
Menurut penjelasan bupati, pemutusan akses jalan tersebut disebabkan tingginya curah hujan yang melanda wilayah Aceh Barat. Hujan deras berlangsung sejak Jumat sore hingga malam hari, mengakibatkan kerusakan signifikan pada badan jalan.
Tarmizi mengakui bahwa kerusakan jalan dan terputusnya akses juga dipicu rusaknya box culvert yang telah retak sejak dua tahun lalu. Kondisi infrastruktur yang sudah rapuh ini semakin parah diterjang banjir.
Sebagai langkah penanganan segera, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat telah mengerahkan satu unit alat berat ke lokasi kejadian. Tujuan utamanya adalah melakukan perbaikan darurat agar akses jalan masyarakat dapat segera normal.
“Untuk sementara kami lakukan perbaikan dengan memasang pohon kelapa agar warga bisa melintas,” ujar Tarmizi mengenai solusi sementara yang diterapkan. Metode ini diharapkan dapat membantu mobilitas warga selama proses perbaikan berlangsung.
Bupati juga menyampaikan rencana perbaikan permanen yang akan dimulai pada akhir Oktober 2025. Rencana tersebut mencakup pembangunan ulang badan jalan dan perbaikan struktur penunjang yang rusak.
Penanganan darurat ini menjadi prioritas pemerintah setempat mengingat pentingnya akses jalan lintas kecamatan bagi masyarakat. Diharapkan solusi sementara dapat meringankan kesulitan warga yang terdampak.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan ini secara bertahap, dimulai dari penanganan darurat hingga perbaikan permanen di tahun mendatang.
Sumber: ANTARA



