Banda Aceh dan Sabang Kembali Zona Merah

Banda Aceh | AcehJurnal.com – Kota Banda Aceh dan Sabang kini kembali berubah menjadi zona merah Covid-19.
Sepekan sebelumnya, zona risiko tinggi penularan virus corona itu menyelimuti Aceh Tengah dan Aceh Singkil. Hingga Rabu (11/8/2021), kasus Covid-19 di Aceh menduduki angka tertinggi, yakni 385 orang. Sementara, pasien yang sembuh 151 orang, dan lima orang meninggal dunia.
“Pergeseran peta Zonasi Risiko di Aceh berdasarkan analisis data Pandemi Covid-19 sepekan terakhir oleh Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Nasional,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Saifullah Abdulgani kepada awak media di Banda Aceh, Rabu (11/8/2021).
Sapaan akrab SAG itu menjelaskan, Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Nasional menganalisis data mingguan kondisi epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, dan kondisi pelayanan kesehatan, setiap kabupaten/kota dan hasilnya dirilis setiap awal minggu berikutnya.
SAG merincikan, hasil analisis data terakhir, yakni periode 2 – 8 Agustus 2021 dan dirilis Rabu (12/8/2021) dini hari, Peta Zonasi Risiko (PZR) Kota Banda Aceh dan Kota Sabang berubah dari zona oranye sepekan lalu menjadi zona merah. Sebaliknya, Kabupaten Aceh Tengah dan Aceh Singkil yang pada minggu lalu zona merah kini menjadi zona oranye.
Selain perubahan Peta Zonasi Resiko empat daerah tersebut, lanjut SAG, zona warna Kota Subulussalam juga terkoreksi dari oranye sepekan lalu menjadi zona kuning minggu terakhir.
“Sedangkan 18 daerah lainnya di Aceh bertahan sebagai zona oranye atau zona kuning,” kata SAG.
Advertisement

Sementara berdasarkan analisis Peta Zonasi Resiko terbaru tersebut, zona merah di Aceh meliputi Kota Banda Aceh dan Kota Sabang. Kabupaten/kota oranye meliputi Aceh Tamiang, Langsa,  Aceh Utara, Lhokseumawe, Gayo Lues, Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, Pidie, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Barat, Aceh Selatan, Simeulue, dan Aceh Singkil.
Sedangkan Aceh Tenggara, Aceh Timur, Pidie Jaya, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, dan Subulussalam, merupakan zona kuning di Aceh. Zona kuning merupakan zona risiko rendah peningkatan kasus Covid-19. Zona oranye zona risiko sedang dan zona merah merupakan tinggi penularan virus corona.
Hingga saat ini, belum ada zona hijau atau zona aman dari transmisi virus corona di Aceh. Karena, potensi penularan virus corona dan peningkatan Covid-19 di Aceh masih berpeluang terjadi di semua kabupaten/kota dengan tingkat risiko yang berbeda-beda sesuai Peta Zonasi Risikonya masing-masing.
Akan tetapi, tambahnya, sekecil apa risikonya, misalnya di zona kuning, lebih bijak tidak menantangnya. Menghindari risiko tertular virus corona dalam masa Pandemi Covid-19 saat ini merupakan keniscayaan.
“Pakailah masker, jaga jarak, hindari kerumunan, dan kurangi mobilitas yang tidak perlu, seperti berpergian ke zona oranye dan zona merah,” kata SAG.
“Masyarakat di zona oranye dan merah, selain menjalankan protokol kesehatan dengan ketat, sepatutnya menghindari berpergian ke zona kuning. Pandemi Covid-19 bisa cepat berakhir jika saling menahan diri dan menjaga antarsesama,” pungkasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT