Antisipasi Burung Pipit, Petani di Aceh Besar Bertahan di Sawah Hingga Malam

ACEH BESAR | ACEHJURNAL. COM – Musim panen padi segera tiba di Kabupaten Aceh Besar. Padi yang mulai menguning disukai burung pipit, ragam cara dilakukan petani untuk melindungi tanaman itu agar hasil melimpah.
Para petani terpaksa memasang jaring kelambu di atas tanaman padi mereka. Tujuannya untuk melindungi bulir padi dari serangan hama burung pipit.
Hamdani, salah seorang petani di Gampong Lamlhom Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar mengaku, berbagai cara telah dilakukan para petani untuk melindungi tanaman padi dari serangan hama burung pipit tersebut.
Mulai dari memasang bunyi-bunyian, orang-orangan yang bergerak saat ditiup angin, umbul-umbul mengkilat yang dapat menghalau hama burung, hingga pemasangan jaring kelambu diatas hamparan lahan sawah.
Namun, hama tersebut masih juga tetap menyerang tanaman padi mereka. Burung pipit yang datang bergerombolan ini seringkali membuat petani kesulitan mengusirnya. Pasalnya, hama burung pipit yang saban hari menyerang tanaman padi yang tengah berbulir itu.
Mulai sejak berbunga hingga berbulir, sebagian petani yang memiliki uang langsung beli jaring untuk dipasang di atas tanaman padi mereka.
Tetapi sayangnya tidak semua tanaman padi yang berada di kawasan Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar tersebut ditutupi jaring kelambu oleh petani lantaran harganya yang lumayan mahal.
“Tapi kami yang ekonominya pas pasan harus bersabar dulu dan harus bergantian berjaga-jaga mulai pagi hingga sore,” ucap Hamdani kepada AcehJurnal.com saat ditemui di lokasi, Minggu (16/1/2022).
Hamdani menceritakan, aktivitas itu rutin dilakukan karena burung pipit itu biasanya bersembunyi dalam semak-semak di siang hari. Namun, sebagian pipit ada juga yang lolos hingga bisa memakan padi sepuasnya. []
Advertisement
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT