Al-Farlaky dan Derai Air Mata Kombatan

 BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Fadhil Muhammad terbaring lemas di atas ranjang. Semasa konflik berkecamuk di Aceh, Fadil-sapaan akrabnya tercatat sebagai anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Daerah II Simpang Ulim, Wilayah Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.

Sejak tiga hari terakhir, pria berpostur jangkung ini sudah dirawat inap di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh. Saat dirujuk ke Banda Aceh, ia ditemani istri dan ibunya. Pada 4 Desember lalu, Fadil yang tercatat pernah menjabat sebagai anggota DPRK Aceh Timur ini mengalami kontak listrik.

Tiba-tiba pintu kamarnya terdengar suara ketukan.

“Assalamu’alaikum. Nyoe loen Iskandar Al Farlaky (Ini saya Iskandar Al Farlaky,” kata Iskandar Usman Al Farlaky dari balik pintu.

Spontan salam dijawab langsung oleh ibunda Fadil yang sedang membaca Alquran disamping ranjang Fadil berbaring. Sementara isteri Fadil berebah diri sedang beristirahat.

“Ooo Bang Ih lagoe. Neutamoeng bang (Oh Bang Ih rupanya. Silahkan masuk),” sapa isteri Fadil sambil bangun dari tikar yang digelar di lantai kamar.

Anggota DPRA dari Fraksi Partai Aceh ini beserta stafnya langsung masuk dan memantau kondisi Kesehatan Fadil. Sementara Fadil masih tertidur pulas lantaran kondisi kesehatannya sedang lemas. Istri Fadil tak mampu membendung air mata tatkala menceritakan kondisi kesehatan suaminya tersebut.

“Sejak awal dibawa kemari, abang sering bertanya bang Iskandar kemana?” kata istri Fadil.

Mendengar keluhan itu, sekretaris Komisi V DPRA ini meminta maaf karena agak terlambat membesuknya. Pasalnya, dirinya baru saja kembali dari Kabupaten Aceh Timur untuk mengantar bantuan bagi k

Advertisement

orban banjir disana. Meski demikian, Iskandar Al Farlaky sudah berkomunikasi dengan Direktur RSUZA untuk memfasilitasi pengobatan Fadil.

“Get bang, hana peu-peu. Loen meuphom that. Teurimong geunaseh that ka neubantu kama beuklam (Baik bang, tidak apa-apa. Saya sangat mengerti. Terima kasih sudah memfasilitasi kamar sejak semalam,” ucap istri Fadil kepada Iskandar Farlaky.

Tak lama berselang, tim medis terdiri dari dokter dan perawat datang melakukan visit. Setiba disana, tim medis RSUZA langsung menyapa Iskandar Al Farlaky dengan hangat.

“Kapan tiba kemari, bang. Kok gak kabarin,” ucap salah satu dokter kepada Iskandar Al Farlaky.

Iskandar juga meminta tim dokter dan perawat memberi perawatan terbaik kepada Fadil yang akan menjalani operasi lanjutan besok. Saat dirinya hendak pamit, tiba-tiba terdengar suara dari mulut Fadil.

“Bang Is lagoe. Mantong loen turi (Bang Is rupanya. Saya masih kenal dengannya),” ucap Fadil.

Dengan mimik haru, Fadil mengucapkan banyak terima kasih kepada Iskandar Al Farlaky atas perhatiannya selama ini. Fadil berharap semoga Iskandar Al Farlaky senantiasa diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Umi dan kakak, loen gisa ilei beh. Neubithei peuna hai enteuk (Ummi dan kakak. Saya mohon pamit. Beritahu saya apapun yang diperlukan),” kata Al-Farlaky berpamitan.

Selain menjenguk Fadil, Iskandar Al Farlaky juga turut membesuk Siti Hajar, warga Ulee Glee, Kecamatan Idi Timur di ruang Mina 2 kamar 5. Kemudian M Nizar, warga Krueng Geukeuh Raudhah 2 kamar 7. []

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT