Acehjurnal.com – Provinsi Aceh mengalami aktivitas seismik intensif dengan catatan 18 kali gempa bumi dalam kurun 24 jam pada Selasa (28/10/2025). Rangkaian gempa tersebut terjadi dengan variasi magnitudo dan tersebar di empat wilayah berbeda.
Kepala Stasiun Geofisika Aceh Besar Andi Azhar Rusdin mengonfirmasi kejadian ini melalui pernyataan resmi. “Sampai dengan sore ini tercatat tidak kurang dari 18 kejadian gempa bumi yang terjadi di wilayah Aceh,” ujarnya kepada detikSumut, Selasa.
Secara rinci, gempa-gempa tersebut berkekuatan antara Magnitudo 1,5 hingga 5,3. Empat wilayah yang menjadi episentrum gempa adalah Gayo Lues, Pidie, Aceh Barat, dan Simeulue.
Rentetan gempa diawali pada dini hari pukul 00.13 WIB dengan kekuatan M 2,1. Pusat gempa pertama tercatat di 28 kilometer timur laut Gayo Lues dengan kedalaman 4 kilometer.
Hingga sore hari, wilayah Gayo Lues mengalami empat kali gempa dengan magnitudo terbesar M 2,3. Sementara gempa dengan kekuatan lebih signifikan terjadi di wilayah Mane, Pidie pada pagi hari.
Gempa berkekuatan M 5,3 mengguncang wilayah tersebut sekitar pukul 06.35 WIB. Episentrum gempa kuat ini terletak 26 kilometer barat daya Pidie Jaya pada kedalaman 10 kilometer.
Pascagempa utama tersebut, tercatat delapan kali gempa susulan terjadi di wilayah yang sama. Aktivitas seismik ini menunjukkan adanya penyesuaian pascagempa utama.
Di wilayah Aceh Barat, terjadi dua kali gempa dengan magnitudo masing-masing 3,0 dan 3,9. Sementara di Sinabang, Simeulue, tercatat tiga kali gempa dengan kekuatan bervariasi.
Kekuatan gempa di Simeulue berkisar antara M 3,4 hingga M 4,1. Data ini menunjukkan aktivitas seismik yang tersebar merata di berbagai titik di wilayah Aceh.
Meskipun terjadi puluhan kali gempa, hingga laporan ini dibuat belum ada laporan kerusakan bangunan atau korban jiwa. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.
Andi Azhar Rusdin menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat. Pemantauan terus dilakukan oleh Stasiun Geofisika Aceh Besar untuk mengantisipasi perkembangan lebih lanjut.
Aktivitas gempa yang terjadi hari ini mengingatkan kembali akan potensi seismik di wilayah Aceh. Masyarakat diharapkan memahami prosedur evakuasi dan kesiapsiagaan bencana.
Sumber: detikSumut



