Dipicu Sakit Hati, Ini Kronologis Pembunuhan Warga Pendatang di Bener Meriah

REDELONG | ACEHJURNAL.COM – Petugas Satreskrim Polres Bener Meriah akhirnya menetapkan pria berinisial IS (33) sebagai tersangka pembunuhan terhadap Darwin Sitohang. Tersangka yang tercatat sebagai warga Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah ini diduga kuat sebagai dalang dibalik pembunuhan Darwin Sitohang (38) warga asal Provinsi Sumatera Utara.

Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya S.I.K melalui Kasubag Humas Polres Bener Meriah Iwan AK mengatakan, tersangka ditangkap pada 4 Desember 2020 lalu.

“Benar. Tersangka IS ditangkap ditangkap di salah satu gubuk di kebun kopi milik abangnya. IS diduga terlibat dalam pembunuhan terhadap Darwinto Sitohang pada Senin 27 April 2020 lalu,” kata Iwan AK pada Selasa (8/12).

Menurutnya, selama ini korban menetap di Kampung Hagie Bertona, Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah. Berdasarkan hasil pengakuan tersangka, korban dibunuh dengan cara dipukul pada leher bagian belakang sebantak dua kali sehingga jatuh tersungkur ke tanah. Usai korban terkapar tak berdaya, tersangka kemudian mengubur korban dalam bekas septik tank di belakang rumahnya.
Untuk memastikan korban masih hidup atau tewas, tersangka kemudian memasukkan kepala korban ke dalam baskom berisi air.

“Setelah memastikan korban tidak bernyawa lagi, tersangka kemudian memasukkan korban ke dalam lubang bekas pembuangan sedalam dua meter dan menimbunnya dengan tanah. Lubang bekas itu berada tak jauh dari belakang rumahnya,” tambahnya.

Hingga saat ini, rumah tersangka sudah dijaga ketat oleh pihak kepolisian. Polisi kemudian turut memasang tanda police line di seluruh rumah milik tersangka. Polisi masih menunggu hasil penjelasan dari tim laboratorium forensik Polda Sumatera Utara. Selain itu, turut melibatkan saksi ahli dari pihak RSUZA Banda Aceh untuk dilakukan autopsi.

“Dugaan sementara, tersangka menghabisi nyawa korban karena dipicu sakit hati terhadap korban. Bahkan tersangka juga hendak menguasai harta benda milik korban,” pungkasnya. []

Laporan : Irwan Ariga

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT