Acehjurnal.com – Pemerintah Aceh dipastikan akan menerima tambahan alokasi dana sebesar Rp8 triliun pada tahun anggaran 2026. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf dalam acara pengukuhan Kepala BPKP Aceh di Pendopo Gubernur, Banda Aceh, Jumat (14/6).
Gubernur yang akrab disapa Mualem itu mengungkapkan bahwa persetujuan tambahan anggaran tersebut diperoleh setelah pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto. “Alhamdulillah, pertemuan saya dengan Presiden Prabowo Subianto, beliau menyetujui penambahan anggaran untuk Aceh tahun 2026,” ujar Muzakir Manaf.
Ia menjelaskan bahwa realisasi dana tambahan ini diharapkan dapat mendukung percepatan program pembangunan di wilayah Aceh. Menurutnya, alokasi sebesar Rp8 triliun akan memberikan dampak signifikan terhadap pelaksanaan berbagai proyek infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur juga telah menginstruksikan jajarannya untuk mempersiapkan implementasi anggaran tersebut. Muzakir Manaf meminta Sekretaris Daerah Aceh dan Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA) untuk mengawal proses realisasi dana tersebut.
“Perlu saya sampaikan lagi bahwa seluruh permasalahan yang saya sampaikan ke Bapak Presiden, semuanya beliau setujui. Alhamdulillah,” tegas Muzakir Manaf menegaskan komitmen pemerintah pusat terhadap pembangunan Aceh.
Selain tambahan anggaran Rp8 triliun, Gubernur juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat akan memberikan dana abadi bagi mantan kombatan. Alokasi khusus sebesar Rp2 triliun ini ditujukan untuk kesejahteraan para mantan pejuang Aceh.
Muzakir Manaf menyampaikan apresiasi yang tinggi atas respons positif dari Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, berbagai permasalahan yang disampaikan kepada pemerintah pusat mendapatkan perhatian serius.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sangat tinggi atas perhatian Presiden Prabowo untuk Aceh,” kata Muzakir Manaf. Ia menambahkan bahwa dukungan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memajukan pembangunan di Aceh.
Pengumuman ini disampaikan Gubernur dalam acara resmi pengukuhan Kepala BPKP Aceh, Nanang Agus Sutrisno. Kehadiran tambahan anggaran ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas fiskal pemerintah Aceh dalam melaksanakan program-program pembangunan.
Dengan adanya tambahan dana ini, Pemerintah Aceh memiliki peluang untuk mempercepat realisasi berbagai program prioritas. Muzakir Manaf menekankan pentingnya pengelolaan yang transparan dan akuntabel terhadap anggaran tersebut.
Sumber: ANTARA



