Acehjurnal.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat di pesisir barat daya Aceh untuk mewaspadai potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini diprakirakan berlangsung hingga Kamis mendatang akibat fenomena meteorologi yang terpantau di wilayah tersebut.
Fenomena belokan angin atau shearline teridentifikasi sebagai pemicu utama pembentukan awan hujan. Prakirawan Stasiun BMKG Meulaboh-Nagan Raya, Yoga Al Ma’ruf, menjelaskan bahwa berdasarkan pengamatan citra satelit, terpantau adanya belokan angin dan daerah konvergensi di wilayah Aceh. “Berdasarkan pengamatan citra satelit, terpantau adanya belokan angin atau shearline dan daerah konvergensi di wilayah Aceh yang menyebabkan pembentukan awan hujan,” ujar Yoga di Aceh Barat, Selasa.
Shearline merupakan fenomena meteorologi yang terjadi ketika terdapat perbedaan kecepatan angin di dua lapisan atmosfer berbeda. Perbedaan ini menciptakan perputaran atau pergolakan angin di sepanjang area tertentu, yang memicu pertumbuhan awan hujan dan cuaca ekstrem.
Potensi hujan lebat disertai petir diprakirakan masih berlangsung dalam dua hari ke depan. Yoga menambahkan, “Diprakirakan masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang.”
Dampak dari fenomena ini tidak hanya terbatas pada hujan lebat, tetapi juga berpotensi memicu bencana hidrometeorologi. Yoga memaparkan, “Dampak belokan angin tersebut juga berpotensi terjadinya bencana hidrometeorologi dalam kondisi cuaca pada saat ini, seperti banjir, tanah longsor ataupun angin kencang.”
Aktivitas masyarakat diperkirakan akan terganggu akibat kondisi cuaca ini. BMKG menyebutkan dampak belokan angin dapat mengganggu kegiatan masyarakat, khususnya yang berencana bepergian atau beraktivitas di luar rumah.
Masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan bencana hidrometeorologi. Imbauan khusus diberikan untuk menghadapi potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Yoga Al Ma’ruf memberikan panduan keselamatan praktis bagi masyarakat. “Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat hujan yang disertai angin kencang, dan agar menghindari kawasan yang kira-nya banyak pohon rawan tumbang,” pesannya.
Peringatan ini menjadi perhatian serius mengingat potensi dampaknya yang dapat mengancam keselamatan masyarakat. Masyarakat diharapkan dapat memantau perkembangan informasi cuaca terbaru dari BMKG.
Sumber: ANTARA



