DPRA Dorong Pembangunan Pelabuhan Ekspor CPO di Pantai Barat Aceh untuk Tingkatkan PAD

Acehjurnal.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Nurchalis mendorong pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh membangun pelabuhan ekspor minyak sawit mentah (CPO) di wilayah pantai barat Aceh. Inisiatif ini bertujuan menambah sumber pendapatan asli daerah (PAD) provinsi tersebut.

“Dengan adanya pelabuhan ekspor CPO, maka pendapatan asli daerah Aceh akan lebih maksimal dan memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat Aceh,” kata Anggota Komisi III DPRA Nurchalis kepada ANTARA di Meulaboh, Selasa.

Nurchalis menekankan bahwa PAD merupakan salah satu sumber keuangan bagi pemerintah daerah yang perlu digali secara serius. Salah satu sumber potensial berasal dari perusahaan kelapa sawit, khususnya di wilayah pantai barat selatan Aceh.

Selama ini, perusahaan kelapa sawit di Aceh melakukan ekspor CPO melalui Pelabuhan Belawan di Medan, Provinsi Sumatera Utara. Kondisi ini menyebabkan pajak dari aktivitas ekspor tidak masuk ke kas Provinsi Aceh.

“Pajak yang dihasilkan melalui aktivitas ekspor tersebut tidak akan masuk ke Provinsi Aceh, melainkan masuk ke Provinsi Sumatera Utara karena produk tersebut keluar melalui Pelabuhan Belawan, Medan,” jelas Nurchalis.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, dampak ekspor CPO Aceh melalui pelabuhan di Sumatera Utara menghasilkan pajak bernilai fantastis mencapai triliunan rupiah setiap tahunnya. Hal ini menyebabkan kerugian finansial bagi Pemerintah Aceh.

“Sekarang bagaimana caranya pajak tersebut bisa menjadi PAD Pemerintah Aceh, yaitu dengan membangun pelabuhan khusus ekspor CPO keluar negeri,” tegas Nurchalis menambahkan.

Dalam rangka memaksimalkan PAD, Komisi III DPRA telah menggelar rapat kerja bersama pimpinan dan perwakilan pabrik kelapa sawit serta perkebunan kelapa sawit se-baratan selatan Aceh. Pertemuan berlangsung di sebuah hotel di Meulaboh pada Jumat (31/10) pekan lalu.

Kegiatan yang diprakarsai Komisi III DPRA tersebut juga membahas pelaporan BBM industri yang dipergunakan perusahaan kepada Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA). Sebanyak 89 perusahaan pabrik dan perkebunan kelapa sawit turut diundang dalam forum ini.

Upaya pembangunan pelabuhan ekspor CPO diharapkan dapat mengoptimalkan potensi ekonomi daerah sekaligus menghentikan kebocoran pendapatan yang selama ini dialami Provinsi Aceh.

Sumber: ANTARA

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT