HomeDaerah15 Kuliner Khas Aceh dengan Cita Rasa Pedas Autentik yang Wajib Dicoba

15 Kuliner Khas Aceh dengan Cita Rasa Pedas Autentik yang Wajib Dicoba

Acehjurnal.com – Provinsi Aceh, yang terletak di ujung barat Indonesia, tidak hanya terkenal dengan keindahan alam dan kekayaan sejarahnya. Daerah ini juga memiliki warisan kuliner yang kaya dengan cita rasa kuat, dipengaruhi oleh perpaduan budaya Arab, India, dan Melayu selama berabad-abad. Kuliner khas Aceh identik dengan rempah-rempah pekat dan rasa pedas yang menggugah selera.

Bagi para pencinta makanan pedas, Aceh menawarkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan. Berikut adalah panduan lengkap menelusuri 15 rekomendasi kuliner Aceh dengan cita rasa pedas asli yang autentik, dilengkapi informasi lokasi dan daya tariknya. Rekomendasi ini dirangkum dari berbagai sumber pada Sabtu (27/9/2025).

**Ikon Kuliner: Mie Aceh dan Variasinya**

Mie Aceh merupakan ikon kuliner paling terkenal dari daerah ini. Hidangan ini menawarkan rasa gurih, pedas, dan kaya rempah. Terdapat berbagai variasi penyajian, seperti kuah, goreng, dan tumis, yang masing-masing memiliki keunikan rasa.

Salah satu tempat legendaris adalah Mie Razali di Jalan T. Panglima Polem No. 83-85, Peunayong, Banda Aceh. Tempat ini dikenal sebagai pelopor Mie Aceh dengan reputasi yang telah lama berdiri. Menu andalannya adalah Mie Aceh Kepiting dengan bumbu rempah yang lezat dan banyak dikunjungi wisatawan.

Untuk mie kepiting pedas yang menjadi favorit warga lokal, Mie Midi Peuniti di Jalan Teuku Cik Ditiro, Peuniti, Banda Aceh, adalah pilihan tepat. Pengunjung yang datang ke Banda Aceh sangat direkomendasikan untuk mencoba menu andalan di tempat ini.

Pecinta mie juga wajib mengunjungi Mie Ayah di Jalan Wedana, Lhong Raya, Banda Raya, Banda Aceh. Tempat ini menyajikan Mie Aceh dengan bumbu rempah kuat dan rasa autentik. Selain rasanya yang khas, harga menu di Mie Ayah tergolong terjangkau.

**Aneka Olahan Daging Berempah**

Kuliner Aceh juga terkenal dengan olahan dagingnya yang kaya rempah dan pedas. Hidangan-hidangan ini mencerminkan kekayaan bumbu tradisional yang diwariskan turun-temurun.

Bagi pecinta olahan bebek, Bu Sie Itek Bireuen di Geuceu Kayee Jato, Banda Raya, Banda Aceh, adalah destinasi yang tidak boleh dilewatkan. Tempat ini menyajikan gulai bebek dengan bumbu khas yang “nendang”. Daging bebeknya lembut dan bumbunya meresap sempurna, menjadikannya favorit banyak orang.

Sie Reuboh adalah hidangan tradisional lain yang unik. Hidangan daging sapi atau kambing ini direbus dalam cuka dan rempah-rempah khas Aceh, menghasilkan rasa asam, gurih, dan sedikit pedas. Hidangan ini biasanya dibuat saat perayaan tertentu dan kaya akan rempah seperti kunyit dan lengkuas.

Warung Nasi Kambing Lem Bakrie di Jalan Prof. Ali Hasyimi, Lamteh, Ulee Kareng, Banda Aceh, cocok untuk kunjungan keluarga. Tempat ini menyediakan olahan kambing yang sangat juara, dengan nasi kambing sebagai menu favorit pelanggan karena kelezatan dan bumbunya yang meresap.

**Olahan Laut dengan Bumbu Pedas Khas**

Aceh juga menawarkan berbagai olahan seafood segar yang dimasak dengan bumbu pedas khas. Kelezatan seafood berpadu dengan rempah pedas menciptakan pengalaman kuliner yang unik.

Seafood Karibia di Jalan Kyai Hamzah No. 42, Kuta Alam, Banda Aceh, adalah salah satu rekomendasi tempat makan seafood yang lezat. Menu andalannya meliputi ikan goreng asam manis dan udang goreng tepung.

Nama Banda Seafood mungkin sudah tidak asing lagi. Restoran yang memiliki cabang di Jalan H. Dimurthala No. 19, Kuta Alam, Banda Aceh, ini terkenal dengan kualitas seafood-nya yang terjamin kesegarannya. Tempat ini cocok untuk santap siang atau malam bersama keluarga.

**Warung dan Penyetan dengan Sambal Menggugah**

Selain hidangan berkuah dan mie, Aceh memiliki berbagai warung makan yang menyajikan hidangan ayam dengan sambal pedas menggugah selera. Sensasi pedas dari sambal khas Aceh berpadu dengan gurihnya ayam.

Restoran Ayam Lepas di Peunayong, Banda Aceh, menawarkan olahan ayam pedas yang “nendang” saat pertama digigit. Sensasi pedasnya sangat kuat dan patut dicicipi.

Ayam Penyet Pak Ulis di Geuceu Kayee Jato, Banda Raya, Banda Aceh, adalah pilihan tepat untuk makan enak dengan harga terjangkau. Sambal dan bumbu khasnya dijamin membuat ketagihan.

Bagi yang ingin mencoba sentuhan berbeda, Ayam Penyet Wong Solo di Jalan Nyak Adam Kamil, Neusu Jaya, Baiturrahman, Banda Aceh, menawarkan cita rasa khas Jawa yang sedikit manis, namun tetap dengan sensasi pedas. Tempat ini cocok dikunjungi bersama keluarga.

**Hidangan Tradisional Berkuah Kaya Rempah**

Aceh memiliki hidangan tradisional berkuah yang kaya rempah dan memiliki cita rasa pedas kuat. Kuah Pliek U adalah salah satunya. Sup ini menggunakan campuran sayuran dan bumbu khas Pliek U (fermentasi kelapa), dan merupakan simbol kuliner masyarakat pesisir. Hidangan ini dapat ditemui di warung lokal seperti Warung Nasi Aceh Tulen di Santan, Ingin Jaya, Aceh Besar.

Hidangan tradisional lainnya adalah Gulai Kambing Aceh. Daging kambing dimasak dengan santan dan rempah-rempah seperti kunyit, jahe, kayu manis, dan cengkeh. Proses memasak yang panjang menghasilkan gulai yang penuh rasa dan aroma. Hidangan ini banyak tersedia di rumah makan tradisional Aceh.

**Kudapan dan Pendamping Bercita Rasa Pedas**

Tidak hanya hidangan utama, Aceh juga memiliki kudapan pedas. Rujak Aceh adalah salah satunya, yang menggunakan bumbu kacang dicampur asam sunti (asam khas Aceh), menciptakan rasa asam, pedas, dan manis yang kuat. Kudapan ini cocok sebagai penyegar mulut dan tersedia di banyak kedai sekitar Banda Aceh.

Canai Mamak KL di Jalan Teuku Umar No. 51, Seutui, Baiturrahman, Banda Aceh, menawarkan roti canai yang dapat dinikmati dengan pendamping seperti kari pedas. Tempat ini cocok dinikmati bersama teman atau keluarga dan memiliki sentuhan Melayu.

**Tips Menikmati Kuliner Pedas Aceh**

Untuk pengalaman terbaik, ada beberapa tips yang dapat diikuti. Pertama, selalu tanyakan tingkat kepedasan saat memesan, karena makanan Aceh cenderung pedas. Kedua, waktu terbaik untuk berburu kuliner adalah pagi dan malam hari, saat banyak warung buka dengan suasana autentik.

Ketiga, hampir seluruh kuliner Aceh adalah halal, mengingat mayoritas penduduknya beragama Islam. Keempat, selalu siapkan air mineral atau minuman dingin untuk menetralkan rasa pedas. Kelima, kunjungi area sekitar Pasar Aceh dan Peunayong di Banda Aceh untuk menemukan beragam hidangan khas dalam satu area.

Dengan persiapan yang baik, petualangan kuliner pedas di Aceh akan menjadi pengalaman yang lebih nyaman dan menyenangkan.

Sumber: Liputan6.com

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News