Acehjurnal.com – Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, secara resmi meminta Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia untuk membangun Balai Latihan Kerja (BLK) khusus di Provinsi Aceh. Permintaan ini disampaikan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan tenaga kerja lokal.
Permintaan tersebut disampaikan Gubernur Achmad Marzuki dalam sebuah pertemuan dengan jajaran pemerintah terkait. Ia menekankan pentingnya kehadiran BLK untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan siap bersaing.
“Pembangunan BLK khusus di Aceh sangat mendesak untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja yang semakin kompetitif,” ujar Gubernur Marzuki, seperti dikutip dari pertemuan tersebut. Ia berharap hal ini dapat segera direalisasikan oleh pemerintah pusat.
Menanggapi permintaan gubernur, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Mobilitas Penduduk, dan Perlindungan Sosial (Disnakermobduk) Aceh menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal proses tersebut. Lembaga teknis ini akan berperan sebagai fasilitator dan koordinator.
“Kami siap mengawal dan memfasilitasi seluruh proses, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan BLK ini,” jelas Kepala Disnakermobduk Aceh. Komitmen ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap upaya peningkatan kualitas tenaga kerja.
Pembangunan BLK khusus diharapkan dapat menyasar sektor-sektor unggulan Aceh. Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan dapat langsung terserap oleh industri yang berkembang di daerah setempat.
Selain untuk penyerapan tenaga kerja, kehadiran BLK juga dinilai strategis untuk mengurangi angka pengangguran. Pelatihan keterampilan praktis akan membekali pencari kerja dengan kemampuan yang dibutuhkan.
Gubernur Marzuki optimistis dengan dukungan dari Kementerian Ketenagakerjaan. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini dianggap kunci untuk keberhasilan program.
Kesiapan Disnakermobduk Aceh untuk terlibat aktif juga menjadi faktor pendukung penting. Dinas ini akan memastikan bahwa pembangunan BLK berjalan sesuai dengan kebutuhan dan prosedur yang berlaku.
Dengan adanya BLK khusus, diharapkan terjadi peningkatan signifikan pada kualitas tenaga kerja Aceh. Langkah ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Pemerintah Aceh berkomitmen untuk terus mendorong terwujudnya permintaan ini. Mereka akan melakukan komunikasi intensif dengan pihak kementerian terkait.
Hingga berita ini diturunkan, proses permohonan resmi masih berjalan. Seluruh pihak menantikan tanggapan positif dari Menteri Ketenagakerjaan RI untuk segera merealisasikan pembangunan BLK khusus di Aceh.
*Sumber: Berita Asli*



