HomeDaerahRawan Kecelakaan, Fraksi Golkar Minta Pj Gubernur dan Polda Aceh Tindak Tegas...

Rawan Kecelakaan, Fraksi Golkar Minta Pj Gubernur dan Polda Aceh Tindak Tegas Supir Truk CPO

Banda Aceh | AcehJurnal.com Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) meminta Pemerintah Aceh  dan Polda Aceh dalam mensosialisasikan keselamatan di jalan raya. Pasalnya, tingkat kematian di jalan raya akibat kasus kecelakaan di Aceh rawan terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Hal ini disampaikan oleh juru bicara Fraksi Partai Golkar DPR Aceh, Aramiko Aritonang dalam Sidang Paripurna DPRA tentang Rancangan Qanun Aceh tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA Tahun Anggaran 2023.

Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRA, Dalimi dan didampingi Wakil Ketua II, Teuku Raja Keumangan (TRK) dan dihadiri Pj Sekda Aceh, Azwardi pada Selasa (16/7/2024).

“Meminta kepada Pemerintah Aceh dan Polda Aceh serius dengan berbagai inovasi baru dalam mensosialisasikan keselamatan berlalu lintas kepada pengguna kenderaan bermotor, baik roda dua, tiga maupun empat atau lebih lainnya. Karena tingkat kepatuhan masyarakat di Aceh terhadap hukum dan perundang-undangan lalu lintas sangat memprihatinkan,” ujar Aramiko.

BACA JUGA :

Gantikan Hendra Budian, Aramiko Aritonang Resmi Jadi Anggota DPRA

Diklaim Milik Kodam IM, Seluruh Fraksi DPRA Minta Tanah Blang Padang Dikembalikan ke Pemerintah Aceh

Aramiko menyebutkan, salah satu tingkat ketidakpatuhan di jalan raya tersebut diantaranya faktor ketidakdisiplinan para sopir truk Tangki CPO yang melintasi jalan Nasional jalur Barat Aceh. Para supir pengangkut ini kerap beriring-iringan saat melintasi wilayah Barat Selatan Aceh. Sehingga dipastikan akan berdampak membahayakan bagi pengguna di jalan raya lainnya saat hendak mendului.

“Fatalnya lagi saat truk tangka pengangkut CPO bocor dan minyaknya tumpah ke jalan raya. Kondisi ini sering terjadi kecelakaan dan menelan korban jiwa baik warga Aceh maupun wisatawan dari luar  saat berwisata di Aceh,” ujarnya.

Fraksi Partai Golkar juga berharap agar Pj Gubernur Aceh, Bustami Hamzah dan Polda Aceh lebih serius dalam memeriksa standard atau kelayakan Truk Tangki CPO yang beroperasi di jalan raya Aceh.

“Kita juga sangat mendukung Polda Aceh menggelar Operasi Patuh Seulawah 2024 mulai tanggal 15 hingga 28 Juli 2024,” pungkasnya. []

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News