HomeDaerahAceh Diprediksi Cuaca Ektrem, BPPA Minta Masyarakat Waspada

Aceh Diprediksi Cuaca Ektrem, BPPA Minta Masyarakat Waspada

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Masyarakat Aceh dihimbau agar lebih waspada menghingat cuaca ektrem terjadi beberapa hari terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan bahwa cuaca ekstrem akan terjadi mulai 15-21 Oktober 2023 mendatang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ilyas meminta masyarakat untuk mewaspadai terjadinya potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang, serta banjir dan longsong di wilayah SIAGA yang meliputi, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Langsa, Bireuen, dan Lhokseumawe.

Sedangkan untuk wilayah waspada meliputi, Aceh Besar, Banda Aceh, Aceh Jaya, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Selatan, Singkil, Subulussalam, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat, dan Gayo Lues, kemudian Aceh Tenggara, dan Sabang.

“Pemerintah Aceh mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem agar terhindar dari dampak bencana yang signifikan,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ilyas dalam keterangannya, Selasa (19/9/2023).

Untuk itu, Ilyas meminta masyarakat untuk selalu update informasi cuaca baik darat, laut maupun udara. Bisa memantau lewat radio atau siaran televisi, atau bisa cek langsung informasi cuaca ke website BMKG.

“Masukkan barang-barang penting dalam tas siaga bencana dan letakkan barang berharga di bagian yang lebih tinggi di dalam rumah,” ujar Ilyas.

Masyarakat juga diminta untuk menghindari atau mengurangi aktivitas di luar seperti berkendara di jalan raya atau melakukan perjalanan laut apabila cuaca sedang hujan atau angin kencang.

Saat di perjalanan mengalami cuaca hujan, berlindunglah di tempat yang aman. Hindari berlindung di bawah pohon karena rawan akan tumbang dan angin kencang.

Masyarakat juga diminta untuk menghindari untuk melewati jalanan banjir dan bersama menggiatkan gotong royong untuk menjaga kebersihan lingkungan. Bersihkan parit, selokan, saluran air dari sampah agar aliran air lancar untuk mencegah genangan air atau banjir.

Kemudian menanam pohon di sekitar rumah maupun tebing sungai untuk menghindari longsor. Kemudian cara agar tetap aman ketika harus mengungsi adalah ikuti saran dari pemerintah dan relawan, serta selalu menjaga kebersihan di lingkungan pengungsian.

Selanjutnya dalam keadaan darurat segera hubungi ambulan PSC (119), pemadam kebakaran (113) atau (1131), polisi (110), SAR Aceh (0651-21324), PLN (123), Pusdalops BPBA (081360669111). []

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News