Takengon – Pemandu wisata kembali menggelar tour guide ke Dataran Tinggi Gayo. Kegiatan yang berlangsung sejak mulai 13 hingga 17 Maret 2023 ini diikuti serentak para pemandu wisata di Aceh.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Almuniza Kamal berharap, kegiatan ini disamping menambah wawasan juga menjadi lebih inovatif dalam menggalakkan kembali potensi wisata di desa-desa.
“Mereka (pamandu wisata) memiliki peran yang sangat penting untuk memperkenalkan potensi wisata yang ada kepada masyarakat luas sehingga nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” ujar Kadisbudpar Aceh Almuniza Kamal dalam keterangannya, Selasa (14/3/2023).
Almuniza mengatakan, para pemandu wisata diminta untuk memberikan edukasi sadar wisata bagi masyarakatsetempat. Apalagi, daratan tinggi Gayo memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu destinasi agrowisata agar mampu menarik minat turis, baik domestik maupun mancanegara. Sehingga mampu memperbaiki taraf perekonomian masyarakat.
“Tanah Gayo selain dikenal sebagai sentral kopi arabica juga memiliki lanskap perbukitan indah. Tak hanya itu saja, produktivitas sayur mayur dan buah-buahan terus meningkat. Ini yang harus kita dorong agar nantinya kita tidak tergantung ke provinsi tetangga,” ujar Almuniza.
Almuniza menambahkan, pemandu wisata nantinya bisa lebih berkreasi dan berimajinatif. Pentingnya lagi, tambahnya, pemandu wisata nantinya juga bisa membentuk tim kreatif. Apalagi, kegiatan ini sejalan dengan program Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki, yakni untuk memajukan pariwisata di Aceh.
“Yang kita inginkan mereka harus selalu berfikir kira-kira apa yang perlu diperbarui, apa yang akan ditampilkan. Sehingga variasi ditempat ini semakin banyak. Jika pariwisata terkelola dengan baik maka akan berdampak luar, diantaranya pemberdayaan seni dan budaya, pemberdayaan ekonomi kreatif, meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa,” ujarnya lagi.[]



