BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Ketua Umum Partai Aceh, Muzakir Manaf mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan merawat perjanjian damai Aceh. Hal ini dikatakan sapaan akrab Mualem menyikapi 17 tahun perjanjian damai Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Republik Indonesia di Helsinki, Finlandia pada 15 Agustus 2005 silam.
“Khususnya bagi jajaran KPA/PA, saya instruksikan wajib menjaga dan merawat perdamaian Aceh yang sangat berharga ini. Mari fokus mensejahterakan rakyat Aceh, ” ujar Mualem kepada AcehJurnal.com via telepon seluler, Sabtu (13/8/2022).
Mualem menjelaskan, butir-butir perjanjian damai yang termaktub dalam MoU Helsinki dan turunan UUPA belum dilaksanakan sepenuhnya, ini menjadi tugas dan tanggungjawab seluruh masyarakat Aceh dalam memperjuangkannya. Menurutnya, Partai Aceh yang lahir dari rahim perjuangan damai bertujuan untuk memperjuangkan segala kekhususan Aceh agar dapat terealisasi seutuhnya.
Dalam mewujudkannya, tambah Mualem, harus dibarengi dengan perjuangan mewujudkan kesejahteraan rakyat Aceh. Pasalnya, kondisi perekonomian rakyat Aceh sangat terpuruk setelah konflik bersenjata. Sehingga, pelaksanaan butir MoU Helsinki secara konsekuen diharapkan akan membuat masyarakat Aceh sejahtera.K
“Kalau perjuangan ketika konflik dilakukan dengan mengangkat senjata, kini perjuangan beralih dengan jalur politik yang demokratis. Ini semata-mata untuk menuntut hak-hak masyarakat Aceh agar lebih sejahtera dan bermartabat, ” ujar Mualem lagi. []