81 Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh Timur Dipindahkan ke Medan

Banda Aceh – Sebanyak 81 pengungsi etnis Rohingya yang terdampar di Aceh Timur pada Jumat (4/5) lalu, rencananya akan dipindahkan ke Medan, Sumatera Utara. Pemindahan itu berdasarkan keputusan rapat yang diikuti Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, UNHCR, IOM, dan beberapa lembaga yang menangani pengungsi lainnya dengan Kementerian Dalam Negeri yang digelar, Senin (7/6).

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Aceh Timur, Ismail mengatakan pemberangkatan pengungsi Rohingya itu rencananya akan dilakukan malam ini oleh lembaga IOM. Mereka menyediakan delapan bus untuk membawa pengungsi ke Medan.

“Sesuai petunjuk rapat dari Mendagri kemarin itu diarahkan untuk pengungsi Rohingya ini ditempatkan di Medan. Yang akan memberangkatkan IOM. Sementara UNHCR siap mendukung untuk logistiknya. Kalau tidak ada perubahan nanti malam mereka akan dipindahkan,” kata Ismail kepada merdeka.com, Rabu (9/6).

Ismail menjelaskan, sebelum dipindahkan ke Medan, para pengungsi akan divaksinasi Covid-19 terlebih dahulu. Itu dilakukan atas permintaan Pemerintah Kota Medan.

Setiba di Medan nanti, pengungsi tidak akan langsung dibawa ke tempat pengungsian dibawa akomodasi IOM, melainkan akan dikarantina dulu di suatu tempat.

Rencananya, siang ini 81 etnis Rohingya tersebut akan dikeluarkan dari Pulau Idaman, Aceh Timur, menuju ke tempat sementara kantor Camat Simpang Ulim sebelum diberangkatkan ke Medan.

Ismail menuturkan, sejak tiba di Aceh Timur beberapa waktu lalu, sampai kini semua pengungsi dalam keadaan sehat. Pihaknya pun memastikan belum ada pengungsi Rohingya itu yang mencoba kabur.

“Mereka mengatakan bersedia dipindah ke Medan. Karena yang memberangkatkan itu IOM, kebanyakan tempat penampungan IOM itu adanya di Medan,” ujarnya. [merdeka.com]

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT