5 Kedai Kopi Legendaris dan Populer di Aceh, Destinasi Wajib Penikmat Kopi

Acehjurnal.com – Aceh, yang dikenal sebagai Serambi Mekkah, tidak hanya terkenal dengan kekayaan budaya dan alamnya, tetapi juga dengan kopinya yang mendunia. Kopi Aceh, khususnya varietas Gayo, telah menjadi primadona bagi para penikmat kopi di seluruh Indonesia.

Kopi Gayo merupakan jenis kopi arabika unggulan yang berasal dari Dataran Tinggi Gayo. Ciri khasnya terletak pada aroma yang kuat dan rasa yang kompleks, namun dengan tingkat keasaman yang tidak terlalu tinggi. Keunggulan inilah yang membuatnya banyak dicari.

Popularitas kopi Aceh dapat dengan mudah dinikmati di berbagai kedai kopi yang tersebar di provinsi ini. Meski banyak yang tampil sederhana, beberapa di antaranya telah beroperasi puluhan tahun dan menjadi legendaris, dengan yang tertua berdiri sejak tahun 1947.

Salah satu kedai kopi legendaris tersebut adalah Kedai Kopi Cut Zein yang terletak di kawasan Beurawe, Banda Aceh. “Kedai ini telah mempertahankan cita rasa klasiknya sejak pertama berdiri 78 tahun yang lalu,” ujar pengelola kedai. Di sini, pengunjung dapat menikmati pilihan kopi robusta dan arabika, termasuk kreasi latte dengan berbagai varian rasa.

Tidak hanya kopi, Kedai Kopi Cut Zein juga menyediakan berbagai jajanan pendamping seperti serabi, risol, gorengan, dan otak-otak bakar dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp 7.000.

Kedai legendaris lainnya adalah Solong Coffee yang berada di Ulee Kareng, Banda Aceh. Berdiri sejak 1974, kedai ini menawarkan tempat yang luas dan nyaman. Awalnya hanya menyajikan racikan kopi robusta, kini mereka juga menyediakan kopi arabika.

Para pengunjung dimanjakan dengan beragam pilihan menu kopi, mulai dari kopi hitam saring, kopi susu dingin, hingga kopi kocok telur. “Kami juga menyediakan mie Aceh dan aneka jajanan pasar sebagai teman menikmati kopi,” tambah salah seorang pegawai.

Zakir Kupi merupakan gerai kopi favorit lainnya dengan beberapa cabang yang mudah ditemui, salah satunya di Jalan Teuku Nyak Arief. Menu andalannya adalah kopi hitam saring dan kopi campur telur. Kedai ini tidak hanya menyediakan kopi dan camilan tradisional, tetapi juga menu mengenyangkan seperti martabak telur, mie Aceh, dan ketupat sayur.

Warung Kopi Cut Nun, yang juga berlokasi di Jalan Teuku Nyak Arief, turut direkomendasikan bagi para wisatawan. Kedai ini menawarkan beragam pilihan menu kopi yang tidak kalah enak, dengan kopi hitam saring sebagai yang paling banyak dipesan. Pengunjung dapat menikmati martabak khas Aceh dengan acar bawang merah sebagai pendamping.

Terakhir, Dhapu Kupi di kawasan Sukadamai, Banda Aceh, telah populer dan memiliki ribuan ulasan. Kedai ini menawarkan ragam racikan kopi yang lezat, seperti kopi susu dengan tambahan telur dan kopi hitam saring yang nikmat dinikmati hangat. Menu makanannya juga beragam, termasuk ketan durian, lupis durian, dan aneka olahan mie.

Keberadaan kedai-kedai kopi ini tidak hanya menjadi tempat menikmati minuman, tetapi juga bagian dari warisan kuliner dan budaya Aceh yang terus dilestarikan.

Sumber: Original Content

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT