HomeDaerahWamen Komunikasi dan Informatika: Banda Aceh Academy Jawaban Kebutuhan Generasi Muda Digital

Wamen Komunikasi dan Informatika: Banda Aceh Academy Jawaban Kebutuhan Generasi Muda Digital

Acehjurnal.com – Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamen Kominfo) RI, Nezar Patria, menegaskan bahwa kehadiran Banda Aceh Academy merupakan sebuah kebutuhan mendesak bagi generasi muda sebagai wadah pengembangan ekosistem bisnis digital. Pernyataan ini disampaikannya secara langsung saat meninjau proses renovasi gedung Banda Aceh Academy di Kota Banda Aceh, pada Kamis (27/2).

“Kita cukup gembira dengan inisiatif ini (Banda Aceh Academy), karena tempat seperti ini menjadi kebutuhan dari generasi muda kita saat ini,” ujar Nezar Patria. Kunjungan kerja ini merupakan tindak lanjut dari rencana kerja sama strategis antara Kementerian Kominfo dengan Pemerintah Kota Banda Aceh.

Sebelumnya, konsep creative hub Banda Aceh Academy telah dipresentasikan oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, di hadapan jajaran Kementerian Kominfo di Jakarta. Nezar menegaskan kesiapan Kominfo untuk mendukung penuh pengembangan akademi tersebut, yang dinilai sejalan dengan program prioritas pemerintah dalam membangun ekosistem digital nasional.

Bentuk dukungan tersebut, menurut Nezar, akan diwujudkan melalui berbagai program. Bantuan akan mencakup peningkatan keterampilan (skill), penguatan jaringan, hingga pendampingan bagi startup yang mengadopsi teknologi digital. “Kita harapkan ini menjadi langkah baik untuk bisa menguatkan ekosistem bisnis digital di Banda Aceh,” tegasnya.

Nezar menilai anak muda Banda Aceh memiliki kreativitas dan ekspektasi besar terhadap penguatan ekosistem digital. Mereka membutuhkan akses yang lebih luas, terutama dalam hal permodalan dan strategi pemasaran produk. “Nanti kita coba sambungkan dengan ekosistem yang sudah terbentuk di sejumlah kota, dan juga kita akan membuka pintu kerjasama dengan kementerian lain yang terkait untuk penguatannya,” jelasnya.

Banda Aceh Academy sendiri merupakan program prioritas Pemkot Banda Aceh yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Program ini dirancang untuk memberikan pelatihan, inkubasi bisnis, pengembangan ekonomi kreatif, serta menjadi pusat kolaborasi pengembangan SDM digital.

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sambutan positif dari Kementerian Kominfo. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk mewujudkan target program, salah satunya melahirkan 100 startup dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

“Kita ingin Banda Aceh ini terjadi pertumbuhan ekonomi digital, dan melalui program yang difasilitasi Kominfo, Insya Allah bisa menjawab tantangan mengurangi pengangguran,” kata Illiza. Ia menambahkan bahwa kehadiran Banda Aceh Academy juga dapat dimanfaatkan oleh pemuda dari berbagai kabupaten dan kota di seluruh Aceh.

Upaya Pemkot Banda Aceh ini juga selaras dengan program nasional yang menargetkan kelahiran 1.000 startup digital. Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan ekosistem digital di Serambi Mekkah dapat tumbuh dan berkembang secara signifikan, menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi.

Sumber: ANTARA

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News