HomeDaerahWali Kota Banda Aceh Batalkan Rekrutmen 2.900 PPPK Demi Hindari Kolaps Keuangan...

Wali Kota Banda Aceh Batalkan Rekrutmen 2.900 PPPK Demi Hindari Kolaps Keuangan Daerah

Acehjurnal.com – Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh memutuskan untuk tidak merekrut sekitar 2.900 calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) baru. Keputusan ini diambil menyusul kekhawatiran akan terjadinya kolaps keuangan daerah jika pemaksanaan pengangkatan dilakukan.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyatakan bahwa pengangkatan ribuan PPPK bukanlah perkara mudah bagi pemerintah daerah. Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi menciptakan beban keuangan baru yang sangat besar.

“Persoalan PPPK yang harus mengangkat 2.900-an orang bukan perkara yang mudah,” kata Illiza dalam sambutannya usai melantik Jalaluddin sebagai Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Banda Aceh, Selasa (19/8/2025).

Dia memaparkan, jika Pemko dipaksa mengangkat ribuan PPPK dan membayarnya sesuai amanat peraturan kepegawaian, maka pemerintah berpotensi menanggung utang baru hingga Rp 60 miliar pada tahun 2026. Angka tersebut diprediksi akan terus bertambah dan terakumulasi pada tahun-tahun berikutnya.

Di sisi lain, Illiza mengaku bahwa Pemko tidak memiliki anggaran yang memadai untuk menutup pengeluaran tersebut setiap tahun, yang nilainya akan terus meningkat. Kondisi ini dinilainya sangat berisiko terhadap stabilitas fiskal daerah.

“Kolaps kota ini, maka birokrasi yang tidak sehat, praktik-praktik yang tidak berbasis analisis, tinggalkan. Jangan emosional dengan hawa nafsu,” tegas Illiza menegaskan pentingnya pengambilan keputusan yang rasional dan berbasis data.

Sebagai informasi, Illiza mengklaim hampir menyelesaikan seluruh utang Pemko dalam 100 hari kerja kepemimpinannya. Hanya tersisa utang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa senilai Rp 1,7 miliar yang belum lunas.

Meski utang lama hampir terselesaikan, Illiza menyebut Pemko tetap berpotensi berutang lagi ke depan. Selain untuk memenuhi kebutuhan operasional, pengangkatan PPPK dalam jumlah besar akan menjadi pemicu utang baru.

“Ini betul-betul kita enggak punya kemampuan untuk membayar PPPK,” pungkas Illiza menegaskan ketidakmampuan keuangan daerah untuk menanggung beban gaji ribuan PPPK tersebut.

Sumber: AJNN.net

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News