Wakil Ketua DPR Aceh : Keppres Pemberhentian Irwandi Yusuf Sudah Masuk. Tapi Tak Dapat Diproses Lagi

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) masih menunggu Keputusan Presiden (Keppres) tentang pengesahan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah sebagai Gubernur Aceh.

Wakil Ketua DPR Aceh, Safaruddin mengatakan, Kepres tentang pengesahan Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah sebagai Gubernur Aceh sudah terbit. Saat ini, pihak legislatif sedang menunggu dan mengatur mekanisme pelantikannya.

“Keppres tentang Pengesahan Pemberhentian Irwandi Yusuf ditandangani presiden pada 17 Juli 2020. Sementara berkasnya kita terima pada 13 Agustus 2020. Kebetulan saat itu saya yang jadi NDnya,” kata Wakil Ketua DPR Aceh, Safaruddin ketika dikonfirmasi via telepon seluler, Kamis (15/10) malam.

Safaruddin menjelaskan, DPR Aceh sudah tidak memiliki ranah untuk melakukan proses pengusulan pengesahan Wakil Gubernur Aceh menjadi Gubernur definitif. Sesuai peraturan perundang-undangan, Presien dapat mengesahkan Wakil Gubernur menjadi Gubernur definitif jika dalam masa 10 hari sejak keputusan pemberhentian . Dalam hal ini, katanya lagi, DPR Aceh tidak mengusulkan pengangkatan untuk mengisi kekosongan tersebut. Ini sebagaimana diatur dalam Pasal 173 ayat 3 UU Nomor 10 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota.

“Namun berkasnya kita terima sudah lewat 10 hari, ini bukan ranah kita lagi. Melainkan sudah menjadi ranah Mendagri yang mengusulkan untuk disahkannya menjadi Gubernur definitif. Jadi jangan digiring opini seakan-akan DPRA sengaja menghambat atau bahkan tidak ingin memprosesnya. Padahal ini jelas bukan ranah kita lagi,” kata Safaruddin.

Politisi muda dari Partai Gerindra ini juga menambahkan, DPR Aceh hanya tinggal menunggu penyesuaian jadwal pelantikan saja. Proses pelantikannya itu pun sudah menjadi hak dan kewenangan Mendagri, apakah langsung dilantik di Jakarta atau di paripurna DPR Aceh.

“Jika merujuk ke Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA), pelantikannya itu dalam sidang paripurna DPR Aceh. Nah, kita hanya tinggal menunggu arahan Mendagri. Namun sejauh ini, belum ada konfirmasi dengan DPR Aceh. Jika memang proses pelantikannya di paripurna, kita tentu patuh terhadap regulasi tersebut,” pungkasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Mantan Timses Bupati Pidie Bakar Kopiah Merah, Protes Kinerja Abusyik?

Sigli | AcehJurnal.com - Seorang pria membakar kopiah beludru merah di bundaran Simpang Keuniree Kota Sigli, Rabu (27/1). Aksi tunggal yang dilakukan pria yang...

Gubernur Aceh Upayakan Rumah Bantuan untuk Korban Tanah Bergerak di Lamkleng

Jantho | AcehJurnal.com - Gubernur Aceh Nova Iriansyah akan segera mengupayakan pembangunan rumah bantuan bagi para korban terdampak tanah bergerak di Gampong Lamkleng, Kecamatan...

Nasir Djamil Besuk “Presiden Rex” yang Sedang Sakit

Aceh Besar | AcehJurnal.com - Anggota DPR RI asal Aceh M. Nasir Djamil menjenguk Hasbi Burman yang sedang sakit di rumahnya di Gampong Karieng,...

BERITA TERKAIT

Mantan Timses Bupati Pidie Bakar Kopiah Merah, Protes Kinerja Abusyik?

Sigli | AcehJurnal.com - Seorang pria membakar kopiah beludru merah di bundaran Simpang Keuniree Kota Sigli, Rabu (27/1). Aksi tunggal yang dilakukan pria yang...

Gubernur Aceh Upayakan Rumah Bantuan untuk Korban Tanah Bergerak di Lamkleng

Jantho | AcehJurnal.com - Gubernur Aceh Nova Iriansyah akan segera mengupayakan pembangunan rumah bantuan bagi para korban terdampak tanah bergerak di Gampong Lamkleng, Kecamatan...

Nasir Djamil Besuk “Presiden Rex” yang Sedang Sakit

Aceh Besar | AcehJurnal.com - Anggota DPR RI asal Aceh M. Nasir Djamil menjenguk Hasbi Burman yang sedang sakit di rumahnya di Gampong Karieng,...