Wakil Ketua DPR Aceh : Keppres Pemberhentian Irwandi Yusuf Sudah Masuk. Tapi Tak Dapat Diproses Lagi

Gempa 5,4 Magnitudo Guncang Simeulue

SINABANG | ACEHJURNAL.COM - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitude 5,4 mengguncang Kabupaten Simeulue, Senin (19/10). Informasi diperoleh dari laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika...

Kenduri Blang, Cara Petani Aceh Mendoakan Tanaman Padi Bebas Hama  

ACEH BESAR | ACEHJURNAL.COM - Pagi itu, matahari sudah berada hampir di atas kepala, , Senin (19/10). Masyarakat Gampong Lamsujen, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar...

Air Asia Berhenti Beroperasi di Indonesia, Kenapa?

JAKARTA | Maskapai AirAsia X berencana menutup operasionalnya di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan agar dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19. Perlu diketahui, maskapai yang merupakan...

Kapal Etnis Rohingya Kembali Terpantau di Perairan Aceh

LHOKSEUMAWE | Satu kapal asing diduga mengangkut imigran Rohinga dikabarkan kembali terpantai di perairan laut utara kota Lhokseumawe. Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh, Miftach...

Selain di Cina, Norovirus Juga Ditemukan di Indonesia

JAKARTA | Beberapa waktu lalu, lebih dari 70 mahasiswa di universitas daerah Taiyuan, China dilaporkan mengidap norovirus. Mereka yang mengidap norovirus mengalami diare dan...

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) masih menunggu Keputusan Presiden (Keppres) tentang pengesahan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah sebagai Gubernur Aceh.

Wakil Ketua DPR Aceh, Safaruddin mengatakan, Kepres tentang pengesahan Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah sebagai Gubernur Aceh sudah terbit. Saat ini, pihak legislatif sedang menunggu dan mengatur mekanisme pelantikannya.

“Keppres tentang Pengesahan Pemberhentian Irwandi Yusuf ditandangani presiden pada 17 Juli 2020. Sementara berkasnya kita terima pada 13 Agustus 2020. Kebetulan saat itu saya yang jadi NDnya,” kata Wakil Ketua DPR Aceh, Safaruddin ketika dikonfirmasi via telepon seluler, Kamis (15/10) malam.

Safaruddin menjelaskan, DPR Aceh sudah tidak memiliki ranah untuk melakukan proses pengusulan pengesahan Wakil Gubernur Aceh menjadi Gubernur definitif. Sesuai peraturan perundang-undangan, Presien dapat mengesahkan Wakil Gubernur menjadi Gubernur definitif jika dalam masa 10 hari sejak keputusan pemberhentian . Dalam hal ini, katanya lagi, DPR Aceh tidak mengusulkan pengangkatan untuk mengisi kekosongan tersebut. Ini sebagaimana diatur dalam Pasal 173 ayat 3 UU Nomor 10 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota.

“Namun berkasnya kita terima sudah lewat 10 hari, ini bukan ranah kita lagi. Melainkan sudah menjadi ranah Mendagri yang mengusulkan untuk disahkannya menjadi Gubernur definitif. Jadi jangan digiring opini seakan-akan DPRA sengaja menghambat atau bahkan tidak ingin memprosesnya. Padahal ini jelas bukan ranah kita lagi,” kata Safaruddin.

Politisi muda dari Partai Gerindra ini juga menambahkan, DPR Aceh hanya tinggal menunggu penyesuaian jadwal pelantikan saja. Proses pelantikannya itu pun sudah menjadi hak dan kewenangan Mendagri, apakah langsung dilantik di Jakarta atau di paripurna DPR Aceh.

“Jika merujuk ke Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA), pelantikannya itu dalam sidang paripurna DPR Aceh. Nah, kita hanya tinggal menunggu arahan Mendagri. Namun sejauh ini, belum ada konfirmasi dengan DPR Aceh. Jika memang proses pelantikannya di paripurna, kita tentu patuh terhadap regulasi tersebut,” pungkasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Hot Topics

Gempa 5,4 Magnitudo Guncang Simeulue

SINABANG | ACEHJURNAL.COM - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitude 5,4 mengguncang Kabupaten Simeulue, Senin (19/10). Informasi diperoleh dari laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika...

Kenduri Blang, Cara Petani Aceh Mendoakan Tanaman Padi Bebas Hama  

ACEH BESAR | ACEHJURNAL.COM - Pagi itu, matahari sudah berada hampir di atas kepala, , Senin (19/10). Masyarakat Gampong Lamsujen, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar...

Air Asia Berhenti Beroperasi di Indonesia, Kenapa?

JAKARTA | Maskapai AirAsia X berencana menutup operasionalnya di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan agar dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19. Perlu diketahui, maskapai yang merupakan...

Related Articles

Gempa 5,4 Magnitudo Guncang Simeulue

SINABANG | ACEHJURNAL.COM - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitude 5,4 mengguncang Kabupaten Simeulue, Senin (19/10). Informasi diperoleh dari laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika...

Kenduri Blang, Cara Petani Aceh Mendoakan Tanaman Padi Bebas Hama  

ACEH BESAR | ACEHJURNAL.COM - Pagi itu, matahari sudah berada hampir di atas kepala, , Senin (19/10). Masyarakat Gampong Lamsujen, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar...

Air Asia Berhenti Beroperasi di Indonesia, Kenapa?

JAKARTA | Maskapai AirAsia X berencana menutup operasionalnya di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan agar dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19. Perlu diketahui, maskapai yang merupakan...