MEULABOH | ACEHJURNAL.COM – Wargane dihebohkan beredarkan aksi premanisme dari salah satu oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Video berdurasi 25 detik ini menunjukkan oknum petugas Satpol PP menendang salah satu pendemo di halaman depan kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Aceh Barat, Rabu (3/11/2021).
Informasi diperoleh, aksi kerincuhan itu berawal saat Gerakan Perempuan Tolak Kekerasan Seksual Terhadap Anak (GERTAK) menggelar unjukrasa di halaman kantor setempat. Dalam menyampaikan aspirasi itu, terjadi aksi saling dorong antara petugas Satpol PP dengan peserta unjukrasa. Sehingga aksi unjukrasa berakhir ricuh. Bahkan salah satu oknum petugas Satpol PP terlihat mengejar pendemo dan ikut menendang salah satu peserta aksi unjukrasa.
Perlu diketahui, aksi pengunjuk rasa ini berkaitan dengan kasus pemerkosaan yang terjadi di wilayah Kabupaten Aceh Barat. Sebelumnya, pengunjuk rasa yang mengatasnamakan dari GERTAK ini juga sempat menggelar unjuk rasa di Mapolres Aceh Barat. Dalam orasinya itu, para pengunjuk rasa meminta aparat penegak hukum agar segera menangani kasus rudapaksa tersebut yang dinilai terkesan jalan di tempat.
“Awalnya, kami hendak masuk untuk menyampaikan aspirasi kami kepada Kepala Dinas. Namun karena telah ditunggu sekian lama, bapak Kadis juga tak mau keluar,” ujar salah satu peserta aksi unjuk rasa kepada AcehJurnal.com.
Karena kepala Dinas tidak mau keluar, peserta aksi mencoba untuk menerobos masuk. Namun dihadang oleh petugas Satpol PP. Aksi saling dorong pun terjadi hingga memicu bentrok fisik yang tak dapat dihindari lagi. Para peserta aksi yang mayoritas kaum perempuan ini pun berhasil dibubarkan oleh petugas Satpol PP>
Mirisnya lagi, salah satu oknum Satpol PP ikut mengejar dan menendang pengunjuk rasa. Dari rekaman video amatir memperlihatkan, oknum Satpol PP usai menendang pengunjuk rasa ikut memukul si perekam video tersebut.
“Mengadap abang menendang dia?” tanya si perekam hingga oknum petugas Satpol PP tersebut. Bahkan, oknum Satpol PP itu menanggapi dingin dan ikut memukul keras kamera salah satu pengunjuk rasa yang ikut merekam aksi kejadian itu. []



