Usai Begal Mahasiswi di Lhokseumawe, Pelaku Jual HP Korban Untuk Beli Sabu dan Chip

LHOKSEUMAWE | ACEHJURNAL.COM – Jajaran Polres Lhokseumawe berhasil menangkap dua pelaku pembegal seorang mahasiswi di jalan Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe pada Selasa (17/11) lalu.

Kedua tersangka berinisial SR (18), warga Gampong Hagu Teungoh Kecamatan Banda Saksi, Kota Lhokseumawe dan FZ (20), warga Gampong Hagu Selatan Kecamatan Bakda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto didampingi Kasat Reskrim, Iptu Yoga Prasetyo mengatakan, keduanya terlibat dalam penjambretan terhadap Niza Maulina (18) di kawasan Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, kota Lhokseumawe pada Selasa (17/11) lalu. Akibat peristiwa itu, mahasiswi asal kota Takengon tersebut mengalami luka berat akibat ditendang pelaku hingga terjatuh dari sepeda motornya.

“Keduanya diamanakan berdasarkan laporan polisi nomor : LP/24/XI/2000/Aceh/Res Lsmw/ Sek Muara Satu tertanggal 18 November 2020,” kata Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto pada Kamis (19/11).

Baca : Begal Mahasiswi di Tempat Sepi, Dua Pelaku Diamankan Polres Lhokseumawe

Berdasarkan kronologisnya, korban yang tercatat sebagai mahasiswi sedang melintasi dari timur ke barat sekira pukul 16.00 WIB di jalan nasional Banda Aceh-Medan, tepatnya di Gampong Blang Panyang Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Tanda disadari, korban ternyata sudah lama dibuntuti kedua pelaku. Saat kondisi sedang sepi, pelaku tiba-tiba memepet korban dan langsung merampas paksa satu unit handphone merek Iphone miliknya. Iphone tersebut ditelakkan pada kantong depan sepeda motor.

“Saat pelaku merampas Iphone milik korban, pelaku juga menendang korban hingga terjatuh dan terseret ke badan jalan aspal. Akibatnya, korban tak hanya kehilangan Iphone, tapi juga mengalami luka parah dan sepeda motor miliknya juga rusak berat di bagian depan,” ujarnya.

Baca : Lintasi Kawasan Sepi, Seorang Mahasiswi Jadi Korban Begal

Usai mendapat laporan warga, katanya lagi, tim Polres Lhokseumawe kemudian langsung bergerak cepat mengejar keberadaan pelaku. Tak Lama kemudian, kedua tersangka berhasil dibekuk tanpa perlawanan. Selain itu, turut diamankan barang bukti, yakni satu unit Iphone milik korban. Dari hasil interogasi petugas, kedua pelaku yang masih berstatus pelajar ini nekad melakukan begal karena faktor ekonomi.

“Mereka mengaku selama ini kecanduan main game online jenis chip domino dan terlibat narkoba jenis sabu-sabu. Adapun Iphone yang dijambret pelaku itu dijual dengan harga Rp 400 ribu. Uang itu digunakan untuk membeli sabu dan chip,” pungkasnya. []

Laporan : Asnawi Umar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT