Tuai Pro-Kontra, Pemerintah Aceh Akhirnya Cabut Aturan Stiker BBM Bersubsidi

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Pemerintah Aceh akhirnya resmi mencabut kembali aturan stiker Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada kendaraan roda empat.

Seperti diketahui, program stickering BBM jenis premium dan solar bersubsidi resmi diterapkan oleh Pemerintah bersama PT. Pertamina (Persero).Program ini diterapkan berdasarkan Surat Edaran Gubernur Aceh Nomor: 540/9186 tahun 2020 tentang Program Stickering pada Kendaraan sebagai Strategi untuk Penyaluran Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP) yang Tepat Sasaran.

Surat Pemerintah Aceh terkait pembatalan dan pencabutan aturan stiker BBM bersubsidi. Foto IST
Surat Pemerintah Aceh terkait pembatalan dan pencabutan aturan stiker BBM bersubsidi. Foto IST

Dalam mencabut surat edaran tersebut, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah kemudian menerbitkan Surat Nomor 540/14661 tanggal 15 Oktober 2020. Surat tersebut ditujukan kepada para bupati/wali kota se-Aceh dan Sales Srea Manager Retail Aceh PT Pertamina (Persero).

Pada poin pertama dijelaskan bahwa, pencabutan surat edaran terkait stiker BBM Subsidi itu mengingat usulan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) karena pelaksanaannya di lapangan dinilai belum berjalan efektif.

Pada poin itu dijelaskan, Plt Gubernur Aceh juga meminta pihak Pertamina segera mengevaluasi dan melajutkan distribusi BBM bersubsidi sebagaimana masa program stickering belum diberlakukan.

“Selanjutnya agar pihak Pertamina mengambil langkah-langkah evaluasi dan melanjutkan distribusi BBM bersubsidi sebagaiaman masa program stickering belum diberlakukan,” demikian bunyi poin kedua.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT