Tuai Kontroversi Usai Sindri Santri, Ini Profil Diaz Hendropriyono

JAKARTA – Nama Diaz Hendropriyono tengah menjadi perbincangan di media sosial usai dirinya mengunggah video sindiran terhadap sekelompok santri anti musik pada Senin, 13 September 2021.
Dalam video tersebut, tampak sekelompok santri yang tengah mengantre vaksin dan menutup telinganya lantaran di lokasi vaksinasi tersebut terdengar suara musik. Melihat video tersebut, Diaz Hendropriyono pun menampilkan video tarian orang Arab yang berjoget sambil mengikuti irama musik.
“Sementara itu….. Kasian, dari kecil sudah diberikan pendidikan yang salah. There’s nothing wrong to have a bit of fun!!” tulis Diaz Hendropriyono dalam caption di unggahannya itu.
Akibat pernyataannya itu, Diaz Hendropriyono pun menuai kontroversi dan diserbu oleh netizen. Menurut para netizen, ia seharusnya bisa menghargai para santri tersebut dan tidak menghujatnya. Lantas, siapakah sosok Diaz Hendropriyono yang tengah menjadi sorotan itu?
Profil Diaz Hendropriyono
Diaz Faisal Malik Hendropriyono merupakan seorang politikus Indonesia yang lahir di Jakarta pada 25 September 1978. Saat ini, ia menjabat sebagai Staf Khusus Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia masa jabatan 2018-2021.
Anak dari Abdullah Makhmud Hendropriyono dan Tati Hendropriyono ini menempuh pendidikan di Norwich Military University, Amerika Serikat. Usai lulus sarjana, Diaz melanjutkan pendidikan pascasarjana sebanyak tiga kali.
Advertisement

Ketiga pendidikan pascasarjana yang diambilnya meliputi Master of Public Administration di Virginia Tech University, Master of Business Administration dan Master of Arts di Global Leadership dari Hawaii Pacific University.
Saat ini, Diaz Hendropriyono terdaftar dalam program Doctor of Philosophy in Public Administration di Virginia Tech University.
Pada masa kampanye tahun 2014, Diaz merupakan pendukung aktif Joko Widodo di pemilihan Presiden RI tahun 2014, di mana ia menjabat sebagai Ketua Umum Kawan Jokowi.[Viva]
Sebelum menjadi Staf Khusus di bidang Intelijen di Kemenko Polhukam, Diaz pernah menjabat sebagai Anggota Dewan Analis Strategi di Badan Intelijen Negara. Selain itu, sejak Januari 2015, Diaz ditunjuk sebagai Komisaris PT Telkomsel.
Selain memegang berbagai jabatan penting, Diaz Hendropriyono juga menekuni berbagai bidang usaha, beberapa di antaranya adalah Best Western Hotel di Bali, Amaris Hotel di Pancoran, Andalusia Antar Benua (Western Union), dan Gold’s Gym di Kuningan, Jakarta Selatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT