Tolak Omnibus Law di Aceh Tengah Ricuh, Massa dan Polisi Saling Dorong

Bantu 500 Abang Becak, T. Riefky Harsya : Pendapatan Turun Selama Covid-19

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Sebanyak 500 abang becak mendapat bantuan langsung dari Teuku Riefky Harsya, anggota DPR RI asal Aceh. Bantuan tersebut diserahkan...

Tak Terima Diputusin, Pria Ini Sebar Video Mesum Pacarnya di Instagram

BENGKULU | Video mesum siswi SMA di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, beredar di media sosial. Kasus ini membuat pelajar tersebut dikeluarkan dari sekolah. Rekaman adegan...

Fadli Zon Minta Kritik Soal Omnibus Law Diarahkan ke Presiden Jokowi, Bukan DPR

JAKARTA | Anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon, menilai kritik masyarakat terhadap omnibus law Undang-Undang atau UU Cipta Kerja harus diarahkan kepada Presiden...

Sebelum Menikah, Mieke Amalia Ngaku Kumpul Kebo Bersama Tora Sudiro

JAKARTA - Mieke Amalia membuka masa lalunya dengan Tora Sudiro. Hubungan keduanya terjalin penuh liku. Mieke berselingkuh dengan Tora saat keduanya terlibat dalam satu proyek...

Kasus Covid-19 di Aceh Tembus 7.037, Banda Aceh dan Aceh Besar Tertinggi

BANDA ACEH - Kasus positif Covid-19) di Provinsi Aceh menembus 7.037 orang. Sebaran kasus terbanyak terdapat di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Berdasarkan data...

TAKENGON | ACEHJURNAL.COM – Unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Lapangan Kerja di halaman Gedung DPRK Aceh Tengah, ricuh, Jumat (9/10). Aksi demonstrasi ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB.

Awalnya, aksi demontrasi berlangsung damai dan normal. Tak lama kemudian, aksi saling dorong antara mahasiswa dan petugas kepolisian terjadi. Kericuhan ini dipicu saat petugas menghalau massa yang memaksa masuk ke Gedung DPRK Aceh Tengah. Massa meminta agar seluruh anggota legislatif segera keluar untuk menemui massa demonstran.

Saat kericuhan itu terjadi, sejumlah personil kepolisian memerintah petugas pemadam kebakaran agar menyemprotkan air ke arah massa. Dalam aksi itu, sejumlah mahasiswa mencoba menghalangi petugas pemakaran untuk menyemprotkan air ke arah mahasiswa.

Koordinator aksi, Romadani mengatakan, aksi yang digelar ini sebagai bentuk pernyataan sikap penolakan omnibus law UU Ciptaker yang baru disahkan oleh DPR RI beberapa waktu lalu.

“Kita tegas menolaknya. Segera batalkan UU Cipta Tenaga Kerja. Ini bukti penindasan terhadap buruh,” kata Romadani lewat pengeras suara.

Saat berlangsung aksi saling dorong antara massa dengan polisi, sejumlah anggota DPRK Aceh Tengah dan Sekwan terlihat hadir di tengah kerumunan massa. Hingga berita ini diunggah, massa masih meneriakkan yel-yel penolakan UU Ciptaker. []

Sabardi | Kontributor Aceh Tengah & Bener Meriah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Bantu 500 Abang Becak, T. Riefky Harsya : Pendapatan Turun Selama Covid-19

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Sebanyak 500 abang becak mendapat bantuan langsung dari Teuku Riefky Harsya, anggota DPR RI asal Aceh. Bantuan tersebut diserahkan...

Tak Terima Diputusin, Pria Ini Sebar Video Mesum Pacarnya di Instagram

BENGKULU | Video mesum siswi SMA di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, beredar di media sosial. Kasus ini membuat pelajar tersebut dikeluarkan dari sekolah. Rekaman adegan...

Fadli Zon Minta Kritik Soal Omnibus Law Diarahkan ke Presiden Jokowi, Bukan DPR

JAKARTA | Anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon, menilai kritik masyarakat terhadap omnibus law Undang-Undang atau UU Cipta Kerja harus diarahkan kepada Presiden...

BERITA TERKAIT

Bantu 500 Abang Becak, T. Riefky Harsya : Pendapatan Turun Selama Covid-19

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Sebanyak 500 abang becak mendapat bantuan langsung dari Teuku Riefky Harsya, anggota DPR RI asal Aceh. Bantuan tersebut diserahkan...

Tak Terima Diputusin, Pria Ini Sebar Video Mesum Pacarnya di Instagram

BENGKULU | Video mesum siswi SMA di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, beredar di media sosial. Kasus ini membuat pelajar tersebut dikeluarkan dari sekolah. Rekaman adegan...

Fadli Zon Minta Kritik Soal Omnibus Law Diarahkan ke Presiden Jokowi, Bukan DPR

JAKARTA | Anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon, menilai kritik masyarakat terhadap omnibus law Undang-Undang atau UU Cipta Kerja harus diarahkan kepada Presiden...