Acehjurnal.com – Kabupaten Aceh Besar dilanda tiga peristiwa kebakaran terpisah dalam satu hari, Selasa (23/9/2025). Kebakaran yang melibatkan lahan dan tempat pembuangan sampah itu diduga kuat dipicu oleh cuaca terik dan praktik pembakaran sampah yang dilakukan tanpa pengawasan.
Kepala Pusdalops BPBD Aceh Besar, Iqbal, mengonfirmasi serangkaian kejadian tersebut. Menurutnya, kebakaran pertama terjadi pada pukul 14.27 WIB di Gampong Cot Bayu, Kecamatan Kuta Cot Glie. Lokasi kejadian adalah area rumpun bambu dan lahan seluas kira-kira 500 meter persegi yang berdekatan dengan permukiman warga.
“Tim Damkar dari Pos Seulimum langsung mengerahkan satu unit armada yang berisi lima personel untuk menangani kebakaran di Cot Bayu,” jelas Iqbal. Ia menambahkan bahwa proses pemadaman dapat diselesaikan sekitar pukul 16.00 WIB. “Pemadaman berjalan lancar berkat bantuan serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat,” ujarnya.
Tidak berselang lama, kebakaran kedua dilaporkan terjadi pada pukul 16.44 WIB. Kali ini, lokasinya berada di Lam Cot, Kecamatan Ingin Jaya. Api dilaporkan membakar lahan yang ditumbuhi rumbia dengan luas mencapai satu hektare.
Iqbal menyebutkan bahwa lokasi kebakaran di Lam Cot memiliki akses yang cukup sulit. “Lokasi kebakarannya berada di seberang Krueng Lingka, sehingga sedikit menyulitkan tim saat menuju titik api,” tuturnya. Dugaan sementara, kebakaran ini berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi.
Untuk memadamkan kobaran api di lahan rumbia tersebut, upaya pemadaman melibatkan banyak pihak. “Kami mengerahkan dua armada BPBD yang dibantu oleh personel dari Polsek Montasik dan Koramil Montasik,” kata Iqbal. Operasi pemadaman baru berhasil dituntaskan pada pukul 18.00 WIB.
Bencana kebakaran ketiga terjadi pada hari yang sama, tepatnya pukul 18.15 WIB. Insiden ini membakar tempat pembuangan sampah yang terletak di belakang pabrik padi Aneuk Galong Titi, Kecamatan Suka Makmur.
Menanggapi laporan tersebut, tim damkar kembali bergerak cepat. “Kami menerjunkan dua armada dengan lima personel ke lokasi TPA di Suka Makmur,” sebut Iqbal. Upaya tersebut membuahkan hasil yang cukup cepat.
“Alhamdulillah, api berhasil kami padamkan dalam waktu 40 menit setelah tim tiba di lokasi,” imbuhnya. Dengan demikian, seluruh rangkaian kebakaran pada hari itu dapat ditangani tanpa menimbulkan korban jiwa.
Melalui peristiwa ini, Iqbal menyampaikan imbauan penting kepada seluruh masyarakat. Ia meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam menghadapi cuaca ekstrem yang panas dan kering.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak membakar sampah secara sembarangan,” tegas Iqbal. Ia menekankan bahwa pembakaran tanpa pengawasan sangat berbahaya. “Praktik seperti itu sangat berpotensi memicu kebakaran yang lebih besar dan sulit dikendalikan,” pungkasnya.
Sumber: Original Title: Sehari, Tiga Titik Kebakaran Landa Aceh Besar, Original Content.



