HomeDaerahTiga Rumah di Aceh Tenggara Ludes Terbakar, 12 Warga Mengungsi

Tiga Rumah di Aceh Tenggara Ludes Terbakar, 12 Warga Mengungsi

Acehjurnal.com – Sebanyak tiga unit rumah di Kabupaten Aceh Tenggara hangus dilalap si jago merah pada Rabu (15/11). Peristiwa kebakaran tersebut menyebabkan 12 orang dari tiga kepala keluarga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Kejadian bermula sekitar pukul 14.00 WIB di kawasan permukiman padat penduduk di Gampong Batu XII, Kecamatan Lawe Sigala-Gala. Api diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik di salah satu rumah korban.

Satu per satu rumah yang berdekatan dan terbuat dari material kayu itu dengan cepat dilahap kobaran api. Upaya pemadaman yang dilakukan warga setempat sempat terkendala akibat minimnya peralatan dan akses air.

Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Aceh Tenggara baru tiba di lokasi sekitar 30 menit setelah kejadian. Mereka berhasil memadamkan api setelah berjuang hampir satu jam.

“Kami menerima laporan pada pukul 14.15 WIB dan langsung bergerak ke lokasi. Api berhasil dikendalikan pukul 15.10 WIB,” ujar Kepala Damkar Aceh Tenggara, melalui keterangan resminya.

Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri dan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, seluruh harta benda dan dokumen penting milik korban ikut musnah terbakar.

“Kami kehilangan segalanya. Hanya baju yang melekat di badan yang bisa diselamatkan,” tutur salah seorang korban, Marwan (45), dengan wajah lesu.

Sementara itu, Kapolsek Lawe Sigala-Gala, AKP Joni Situmorang, menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. “Tim forensik TKP telah diterjunkan untuk mengusut titik awal api,” jelasnya.

Para pengungsi sementara ditampung di balai gampong dan rumah saudara terdekat. Pemerintah setempat melalui Dinas Sosial telah mendistribusikan bantuan logistik darurat.

“Kami telah menyalurkan paket sembako, perlengkapan mandi, dan tenda pengungsian untuk meringankan beban korban,” ungkap Kepala Dinas Sosial Aceh Tenggara, Drs. Ahmad Yani.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama di musim kemarau. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat memeriksa instalasi listrik secara berkala.

Sampai berita ini diturunkan, proses pendataan kerugian material masih terus dilakukan. Perkiraan sementara, kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Sumber: Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Aceh Tenggara, Kepolisian Sektor Lawe Sigala-Gala, dan Dinas Sosial Aceh Tenggara.

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News