Taqwallah Dikukuhkan Sebagai Ketua Korpri Aceh

Belajar dari Fenomena Karoshi; Apa yang Kita Cari dari Kehidupan?

Oleh: Ihsan Sulis* Di negara Jepang ada sebuah fenomena yang dikenal dengan nama Karoshi, yaitu fenomena kematian karena over-work (kelelahan bekerja), beberapa orang di negara...

UMKM Terdampak Pandemi, Erick Thohir Carikan Jalan Keluar

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM Sebagian besar UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) terdampak pandemi Covid-19 terutama UMKM yang bergerak di sektor pariwisata yang mengandalkan kedatangan turis...

Kisah Sukses Pertanian di Thailand (I)

Selama 50 tahun terakhir, Thailand telah berkembang dari negara berpenghasilan rendah yang hanya menghasilkan komoditas kebutuhan dasar, naik ke taraf ekonomi tingkat menengah dan...

Bertindak Asusila, Pekerja Terapis Dibekuk Polresta Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - MZ (22) terpaksa meringkuk sel tahanan Mapolsek Kuta Alam, Banda Aceh. Pria asal Bireuen ini dilaporkan atas kasus pelecehan...

Air Asia, Kolapsnya Industri Penerbangan dan Masa Depan Pariwisata Paska Pandemi

Oleh: Jabal Ali Husin Sab* Sektor industri yang paling berdampak dari pandemi covid-19 adalah industri penerbangan. Industri penerbangan mengalami revolusi besar sejak 2000'an dengan hadirnya...

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah dikukuhkan sebagai Ketua Umum Korp Pegawai Negeri Indonesia (Korpri) Aceh periode 2020-2024. Taqwallah terpilih sebagai ketua pada Musyawarah Provinsi ke-4 Korpri Aceh pada 19 Desember 2019 lalu.

Plt  Gubernur Aceh Nova Iriansyah, mengatakan di masa mendatang Korpri harus merespon dan menyukseskan secara cepat pelaksanaan program-program pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sebagai unsur aparatur negara yang profesional dan menguasai teknologi, Nova yakin Korpri Aceh di bawah kepemimpinan Taqwallah akan mampu merespon segala program pemerintah Aceh.

“Sebagai Sekretaris Daerah Aceh, Beliau telah menjadi motor penggerak berbagai inovasi Pemerintah Aceh seperti Gerakan Bersih, Rapi, Estetis dan Hijau (BEREH), Donor Darah ASN, dan yang baru saja kami canangkan Gerakan Aceh Aman Pangan (GAMPANG) untuk mengantisipasi krisis pangan akibat dampak Pandemi COVID- 19,” kata Nova usai pengukuhan di Anjong Mon Mata, Jumat 10/07.

Nova berharap Taqwallah dapat menjadi motor penggerak KORPRI Aceh ke arah yang lebih baik. Selain itu, Taqwallah diminta untuk terus meningkatkan pembinaan dan pengembangan profesionalisme anggota dan memberdayakan struktural sekretariat KORPRI yang saat ini merupakan bagian dari Badan Kepegawaian Aceh.

“Upayakan peningkatan kesejahteraan bagi anggota, salah satunya dengan menertibkan iuran anggota pada seluruh unit sesuai ketentuan yang berlaku dan susun skema untuk kenyamanan anggota yang akan memasuki masa pensiun,” kata Nova Iriansyah.

Selain itu, pengurus Korpri harus memberikan perlindungan hukum dan advokasi kepada anggota yang mengalami masalah hukum dalam melaksanakan tugasnya dan terus membangun kerjasama dengan mitra lainnya untuk meningkatkan peran organisasi.

Nova mengharapkan seluruh pengurus Korpri agar dapat mendayagunakan seluruh anggota untuk mewakafkan tenaga dan pikirannya dalam membantu pemerintah menanggulangi Covid-19. Selain itu, sehubungan dengan gerakan donor darah yang sedang digalakkan pemerintah, Nova berharap kepada seluruh anggota Korpri se Aceh agar dapat berpartisipasi semaksimal mungkin menyukseskan gerakan itu.

“Ajak keluarganya untuk menjadi pendonor tetap. Ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kita kepada masyarakat,” kata Nova Iriansyah.

Ia mengatakan, aksi donor darah pegawai di Aceh merupakan buah tangan Taqwallah. “Semua ini motor dan eksekutornya adalah Ketua Korpri Aceh, dr. Taqwallah. Aksi yang beliau cetus ini mendapat apresiasi PMI Pusat sebagai provinsi pertama yang mengorganisir pendonoran darah melalui PMI.”

Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Profesor Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH, usai mengukuhkan Taqwallah, optimistis Korpri Aceh akan berkembang dan maju lebih besar. Sekda Aceh itu kata dia, merupakan birokrat yang handal yang paham betul akan permasalahan di pemerintahan.

“Beliau berkarakter eksekutor. Kiprah beiau penting untuk mewujudkan ide-ide Korpri di masa mendatang,” kata Profesor Zudan.

Zudan berharap Taqwallah harus membuat ASN di Aceh bangga menjadi pegawai. “Jutaan orang ingin menggunakan baju ini (Korpri) secara resmi. ASN menjadi dambaan jutaan orang. Bapak Taqwallah buat mereka bangga menjadi anggota Korpri.”

Zudan berpesan agar Taqwallah bisa mengajak serta seluruh pegawai di Aceh untuk membranding Aceh di dunia maya dengan kebaikan. harus

Di tengah pandemi Covid-19, Zudan meminta agar seluruh anggota Korpri khususnya Korpri Aceh untuk membangun sense of crisis. “Selalu jaga jarak, physicall distancing, pakai masker dan cuci tangan. Trend positif Covid masih tinggi,” kata Zudan. Dengan itu, para ASN di Aceh bisa menjadi bagian dari orang-orang yang memutus mata rantai Covid-19 di Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut,Plt  Gubernur Aceh Nova Iriansyah, juga mengukuhkan Ojak Murdani Sebagai Kepala Kantor Regional XIII Badan Kepegawaian Negara Banda Aceh. Nova berharap kehadiran Ojak sebagai pucuk pimpinan BKN di Aceh dapat memberi energi baru bagi pengelolaan ASN di Aceh.

“Terus tingkatkan koordinasi serta komunikasi yang telah terjalin antara Pemerintah Aceh dengan Kantor Regional XIII BKN selama ini,” kata Nova Iriansyah. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Hot Topics

Belajar dari Fenomena Karoshi; Apa yang Kita Cari dari Kehidupan?

Oleh: Ihsan Sulis* Di negara Jepang ada sebuah fenomena yang dikenal dengan nama Karoshi, yaitu fenomena kematian karena over-work (kelelahan bekerja), beberapa orang di negara...

UMKM Terdampak Pandemi, Erick Thohir Carikan Jalan Keluar

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM Sebagian besar UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) terdampak pandemi Covid-19 terutama UMKM yang bergerak di sektor pariwisata yang mengandalkan kedatangan turis...

Kisah Sukses Pertanian di Thailand (I)

Selama 50 tahun terakhir, Thailand telah berkembang dari negara berpenghasilan rendah yang hanya menghasilkan komoditas kebutuhan dasar, naik ke taraf ekonomi tingkat menengah dan...

Related Articles

Belajar dari Fenomena Karoshi; Apa yang Kita Cari dari Kehidupan?

Oleh: Ihsan Sulis* Di negara Jepang ada sebuah fenomena yang dikenal dengan nama Karoshi, yaitu fenomena kematian karena over-work (kelelahan bekerja), beberapa orang di negara...

UMKM Terdampak Pandemi, Erick Thohir Carikan Jalan Keluar

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM Sebagian besar UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) terdampak pandemi Covid-19 terutama UMKM yang bergerak di sektor pariwisata yang mengandalkan kedatangan turis...

Kisah Sukses Pertanian di Thailand (I)

Selama 50 tahun terakhir, Thailand telah berkembang dari negara berpenghasilan rendah yang hanya menghasilkan komoditas kebutuhan dasar, naik ke taraf ekonomi tingkat menengah dan...