Sosialisasi Vaksinasi, Pemerintah Aceh Ajak Santri Penyambung Lidah Ulama bagi Masyarakat

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah Aceh terus melakukan Sosialisasi vaksinasi bagi guru, santri dan wali santri Dayah Madrasah Ulumul Quran (MUQ Pagar Air) Aceh Besar, Kamis (23/9/2021). Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Zahrol Fajri yang diwakili oleh Kepala UPTD dan MUQ Pagar Air, Sahlan M. Dian mengatakan,tujuan sosialisasi adalah sebagai pencerahan terkait vaksinasi. Sehingga santri dan wali santri tidak terprovokasi hoaks yang selama ini digelontarkan oknum tak bertanggungjawab, baik melalui media sosial.
“Santri adalah aset generasi bangsa ke depan. Harapan kita agar dapat memberikan pemahaman dan ilmu terkait dampak positif dari vaksinasi tersebut kepada masyarakat,” kata Sahlan M. Dian.
Dalam sambutannya, Sahlan M. Dian turut memberikan apresiasi dan terima kasih Pemerintah Aceh kepada seluruh santri dalam mensosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat. Apalagi dengan adanya seruan ulama-ulama Aceh soal pentingnya sosialisasi vaksinasi kepada masyarakat.
“Santri harus menjadi penyambung lidah ulama dan santri lainnya bahwa vaksin itu aman, bersih, halal dan sehat,” tegas Sahlan M. Dian.
Sahlan M. Dian lebih lanjut memaparkan bahwa sosialisasi vaksinasi itu dapat memberikan pemahaman ilmu serta dampak positif vaksinasi.Apalagi kedatangan Presiden Jokowi ke Aceh untuk melihat proses vaksinasi langsung di Aceh. Begitu juga hasil vaksinasi dan kondisi masyarakat Aceh, mulai dari siswa, santri, masyarakat umum hingga nasib tenaga kesehatan.
Advertisement

Menurutnya, Presiden Jokowi terus mengajak kepada warga Indonesia, khususnya Aceh agar terus meningkatkan vaksinasi guna menekan penyebaran Covid-19.
“Alhamdulillah Aceh salah satu provinsi tercepat dalam melakukan vaksinasi,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Rais ‘Am Dayah MUQ Pagar Air, Ustadz H. Sualip Khamsin. Menurutnya, sosialisasi dan edukasi yang tepat akan menambah minat masyarakat divaksinasi dan selanjutnya akan mencegah meningkatnya jumlah penularan virus Covid-19. Selain itu, juga mengedukasi pentingnya hidup disiplin berdasarkan protokol kesehatan serta tetap berikhtiar sesuai syariat untuk menjaga kualitas hidup agar tetap sehat di masa pandemi.
“Adanya persentase efikasi yang menunjukkan bahwa potensi tertular virus masih terbuka, dilihat dari pantauan; pemberitaaan dan tokoh masyarakat yang tertular covid-19. Kita berharap dapat berperan serta, secara bersama-sama dalam rangka mensosialisasikan agar proses vaksin ini, dapat berjalan sesuai dengan tahapan-tahapan yang sudah direncanakan Pemerintah. Tapi perlu saya tegaskan bahwa, vaksinasi itu tidak bersifat memaksa,” ujar Ustadz H. Sualip Khamsin.
Dalam sosialisasi ini, turut menghadirkan pemateri dari Dinas Kesehatan Aceh Besar dan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT